Curah Hujan Ekstrem Guyur Kota Jayapura, Waga Diminta Waspada
Kota Jayapura diguyur hujan dengan curah hujan ekstrem, Senin (3/2/2025) malam. Foto: Stasiun Geofisika Jayapura
Kota Jayapura diguyur hujan dengan curah hujan ekstrem, Senin (3/2/2025) malam. Foto: Stasiun Geofisika Jayapura

Papua60detik – Kota Jayapura diguyur curah hujan ekstrem sejak Senin (3/2/2025) malam. Kepala Stasiun Geofisika Jayapura, Herlambang Hudha dalam keterangan tertulisnya menyampaikan curah hujan mencapai 213 mm, dengan intensitas tertinggi terjadi antara pukul 18.00 hingga 20.00 WIT, serta berlanjut pada dini hari pukul 01.00 hingga 05.00 WIT. 

Sementara itu, Stasiun Meteorologi Maritim mencatat curah hujan sebesar 154,5 mm, dan Stasiun Meteorologi Sentani di Kabupaten Jayapura mencatat curah hujan 100,5 mm. Di kawasan Skyline Entrop, penakar hujan OBS milik Balai Besar MKG Wilayah V melaporkan curah hujan 207 mm.

Akibat hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah kejadian dampak bencana dilaporkan, di antaranya pohon tumbang di sekitar PTC, longsor di kawasan Laba-Laba, serta tumpukan sampah yang terbawa air hingga berserakan di jalan-jalan Kota Jayapura.

Curah hujan ekstrem dan dampaknya bukan pertama kali terjadi di Jayapura. Sejumlah peristiwa serupa pernah terjadi sebelumnya, di antaranya pada Februari 2014 dan Maret 2019.

Berdasarkan pola, curah hujan ekstrem dengan intensitas tinggi di Jayapura umumnya terjadi antara bulan Februari dan Maret, serta berlangsung pada malam hari.

Untuk itu Herlambang Hudha, mengimbau masyarakat melakukan mitigasi mandiri, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana seperti lereng terjal dengan struktur tanah yang lemah. 

Ia menyampaikan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga kota dalam menghadapi kejadian alam pada masa masa ini.

“Warga harus bijak dalam mengelola lingkungan dimulai dari hal sederhana dengan tidak membuang sampah sampai dengan tidak menebang pohon pohon di daerah ketinggian sebagai tangkapan hujan,” tutupnya. (Faris)