Desak Pemekaran, Kamoro Jaya Tambah Dua Kelurahan: Mapurumako & Wania Imipi
Papua60detik - Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika terus mendorong percepatan pemekaran wilayah.
Kepala Kelurahan Kamoro Jaya, Musdahlifa, Rabu (4/2/2026) menyebut luas wilayah dan padatnya jumlah penduduk menjadi alasan utama perlunya pemekaran, baik di tingkat RT maupun kelurahan.
Menurut Musdahlifa, saat ini Kelurahan Kamoro Jaya memiliki 57 RT dengan estimasi 22 ribu jiwa. Sejumlah kawasan bahkan belum memiliki RT sama sekali, seperti di Jalan Hasanuddin Gang Pepaya, Perumahan Jasti, Jalan Mahkota, serta beberapa wilayah lainnya.
“Ini sudah kami dorong dan dikaji bersama Tata Pemerintahan (Tapem). Harapannya, percepatan pemekaran bisa segera terlaksana karena wilayah Kamoro Jaya sangat luas dan membutuhkan penguatan struktur pemerintahan di tingkat bawah,” ujar Musdahlifa.
Ia menjelaskan, pemekaran wilayah bukan semata administratif, tetapi menjadi langkah strategis mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Selama ini, sejumlah warga, khususnya yang bermukim di sekitar area pohon jomblo, harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengakses layanan kelurahan.
Berdasarkan kajian Tapem, Kelurahan Kamoro Jaya direncanakan akan dimekarkan menjadi dua kelurahan baru. Wilayah dari Timika Mall hingga depan Kantor SAR, tembus Budi Utomo Ujung, lalu dari lampu merah Budi Utomo–Hasanuddin kembali ke Timika Mall, direncanakan menjadi Kelurahan Mapurumako. Sementara wilayah dari lampu merah Budi Utomo–Hasanuddin hingga kawasan pohon jomblo akan menjadi Kelurahan Wania Imipi.
“Dengan demikian, akan ada dua kelurahan baru yang berasal dari kelurahan induk Kamoro Jaya,” jelasnya.
Tahapan selanjutnya, kata Musdahlifa, Tapem akan melanjutkan proses ke tingkat pusat terkait registrasi wilayah, sekaligus menyiapkan penunjukan pejabat kelurahan untuk wilayah hasil pemekaran.
Ia berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) dapat memberikan dukungan, khususnya terkait rencana pemekaran kampung di wilayah Kamoro Jaya.
“Tujuan kami satu, yakni bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa lebih dekat, cepat, dan maksimal,” pungkasnya. (Eka)