Video Ribut di Kapiraya, Kapolsek: Rekaman Kejadian Lama
Personel Polsek Mimika Barat saat bertatap muka dengan masyarakat di permukiman pelabuhan Lokpon Kapiraya. Foto: Istimewa
Personel Polsek Mimika Barat saat bertatap muka dengan masyarakat di permukiman pelabuhan Lokpon Kapiraya. Foto: Istimewa

Papua60detik - Sebuah video berdurasi 29 detik yang memperlihatkan keributan di wilayah Kapiraya kembali beredar luas di media sosial pada Senin (9/2/2026). Dalam rekaman tersebut, tampak sekelompok warga bersiaga seolah hendak terlibat baku serang.

Peristiwa dalam video itu dipicu oleh persoalan tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai. Namun, kepolisian memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhammad Yani, menegaskan bahwa video yang viral tersebut merupakan rekaman lama yang sengaja diunggah kembali sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Tidak ada baku serang. Situasi di Kapiraya aman dan terkendali. Video itu video lama,” tegas Muhammad Yani dikonfirmasi. 

Ia menjelaskan, pada saat video tersebut kembali beredar, personel Polsek Mimika Barat justru tengah melaksanakan kegiatan tatap muka dan sambang warga di kawasan permukiman Pelabuhan Lokpon Kapiraya sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas.

“Aktivitas masyarakat berjalan normal. Personel pengamanan tetap melaksanakan patroli untuk memastikan situasi tetap kondusif, dan sampai saat ini kondisi aman-aman saja,” ujarnya.

Meski situasi dinyatakan kondusif, kepolisian tetap menyiagakan sejumlah personel di wilayah Kapiraya guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. 

Konflik tapal batas yang telah berlangsung cukup lama tersebut diakui memerlukan penanganan serius dari pemerintah, dan proses penyelesaian telah dilakukan meski masih menunggu hasil akhir. (Eka)