Arie Suprapto Dorong Program Rumah Layak Huni di Asmat, Dirjen Perumahan Janji Tindak Lanjuti
Arie Suprapto didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Asmat, Nervi Tanggulungan dan anggota DPRD Kabupaten Asmat, Santayota, bertemu Dirjen Perumahan Pedesaan, Imran di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Foto : Istimewa.
Arie Suprapto didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Asmat, Nervi Tanggulungan dan anggota DPRD Kabupaten Asmat, Santayota, bertemu Dirjen Perumahan Pedesaan, Imran di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Foto : Istimewa.

Papua60detik - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan, Arie Suprapto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Pedesaan, Imran di kantor Kementerian Perumahan Rakyat di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Kepada Papua60detik.id, Arie mengtakan pertemuan itu merupakan bagian dari komitmen dirinya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Papua Selatan, khususnya Kabupaten Asmat, untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait perbaikan kondisi perumahan di wilayah pedesaan dan pesisir Papua Selatan.

Dalam dialog itu, Arie Suprapto didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Asmat, Nervi Tanggulungan dan anggota DPRD Kabupaten Asmat, Santayota, menyampaikan secara langsung berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat di Kabupaten Asmat dan sekitarnya.

“Masih banyak warga kita di desa-desa Asmat yang tinggal di rumah tidak layak huni, dindingnya rapuh, atap bocor, bahkan sebagian belum memiliki akses sanitasi yang memadai,” ujar Arie dengan nada prihatin.

Ia juga menyoroti program bantuan renovasi rumah yang seharusnya menjadi solusi sering kali belum berjalan optimal. Salah satu penyebab utamanya, kata Arie, adalah data penerima bantuan yang tidak akurat, sehingga banyak masyarakat yang seharusnya berhak justru belum tersentuh program pemerintah.

Menanggapi paparan tersebut, Dirjen Perumahan Pedesaan mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Arie Suprapto terhadap warganya. Ia menyampaikan bahwa kementeriannya kini tengah menyiapkan sistem verifikasi berbasis digital untuk memastikan penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Kami berterima kasih atas masukan Pak Arie. Pemerintah pusat berkomitmen melakukan pembenahan sistem, agar bantuan tidak lagi salah sasaran. Kami juga akan menjadwalkan kunjungan lapangan ke Kabupaten Asmat untuk melihat langsung kondisi di sana,” ujar Dirjen Imran.

Dalam pertemuan tersebut, Arie Suprapto menekankan pentingnya pelibatan aktif pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam proses pendataan, verifikasi, hingga pengawasan pelaksanaan program.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah pusat, daerah, dan perwakilan masyarakat harus bersinergi agar program ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di bawah,” tegas Arie.

Hasil dari pertemuan ini, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi antara Kementerian Perumahan Rakyat, Pemerintah Provinsi Papua Selatan, serta Pemerintah Kabupaten Asmat dan kabupaten lain di wilayah selatan Papua.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan perumahan desa, khususnya di wilayah terpencil dan sulit dijangkau seperti Kabupaten Asmat.

Sebagai wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Arie Suprapto menegaskan bahwa perjuangannya di DPR Papua Selatan bukan sekadar menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh rakyat kecil di pelosok Papua Selatan.

“Rumah layak huni adalah hak setiap warga negara. Kita ingin masyarakat Asmat dan seluruh Papua Selatan hidup lebih bermartabat, sehat, dan aman di rumah mereka sendiri. Ini bagian dari semangat gotong royong dan keadilan sosial yang menjadi roh perjuangan PDI Perjuangan,” ujar Arie.

Dengan adanya kesepakatan strategis ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif akan semakin mempercepat pembangunan perumahan rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan di Papua Selatan.

Kabupaten Asmat, sebagai daerah yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri, kini menaruh harapan besar agar perhatian ini segera diwujudkan dalam bentuk program nyata di lapangan. (Jamal)