Hujan Deras Guyur Nabire, Jembatan Nabarua Atas Kali Harapan Putus
Papua60detik - Hujan deras yang mengguyur Kota Nabire sejak Rabu (14/10/2025) kemarin sore hingga malam hari menyebabkan Jembatan Nabarua yang melintasi Kali Harapan putus total.
Akibatnya, akses transportasi antara kompleks KPR Nabarua dan wilayah Kali Harapan terputus, membuat warga kesulitan beraktivitas.
Menurut keterangan salah satu warga setempat, Yulius Labene, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dari sore hingga malam hari membuat debit air di Kali Harapan meningkat tajam.
"Arus deras menghantam bagian bawah jembatan hingga menyebabkan struktur jembatan ambruk sekitar pukul 02.30 WIT dini hari, dan kini tidak dapat digunakan lagi," ujar Yulius kepada papua60detik Rabu (15/10/2025) siang.
Jembatan ini satu-satunya akses yang menghubungkan antara KPR Nabarua dan Kali Harapan.
"Sekarang kami tidak bisa melintas, apalagi anak-anak sekolah dan warga yang bekerja di seberang," ujar Labene.
Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut. Bila tidak segera ditangani, aktivitas masyarakat di kedua wilayah akan lumpuh total.
Selain itu, kata dia, kondisi jembatan yang putus juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika arus air masih tinggi dan penerangan di sekitar lokasi minim.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, terutama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera mengambil langkah cepat untuk meninjau lokasi dan melakukan perbaikan darurat agar akses warga dapat segera pulih.
"Pemerintah segera turun tangan. Jangan tunggu sampai ada korban. Ini jalur penting bagi masyarakat sekitar," tambah seorang warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana penanganan darurat terhadap jembatan tersebut.
Warga sekitar berinisiatif memasang tanda peringatan di sekitar lokasi untuk mencegah kendaraan melintas di atas jembatan yang ambruk. (Elia Douw)