Instalasi Pengolahan Air di Limau Asri Timur Mangkrak, Kontraktor Siap Tanggung Jawab
Instalasi Pengolahan Air di Limau Asri Timur, Iwaka. Proyek ini dibangun dengan Dana Alokasi Khusus 2022. Foto: Eka/Papua60detik
Instalasi Pengolahan Air di Limau Asri Timur, Iwaka. Proyek ini dibangun dengan Dana Alokasi Khusus 2022. Foto: Eka/Papua60detik

Papua60detik - Proyek Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Limau Asri Timur, Distrik Iwaka diduga mangkrak. 

Proyek senilai Rp3,9 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu dikerjakan pada Juni 2022 dengan pemenang tender CV Dua Putra Jaya.

Warga Limau Asri Timur, Suyono mengatakan, sejak awal dibangun, masyarakat belum menikmati air tersebut. 

Saat uji coba, saluran pipa yang mengarah ke rumah-rumah warga itu banyak yang bocor. Tiga tahun berlalu, bangunan itu hanya sebagai pajangan.

Dari fisik bangunannya hingga instalasi pipa semuanya telah terpasang, namun air tak bisa mengaliri rumah-rumah karena kebocoran pipa. 

Masyarakat berharap, kontraktor dan Dinas PUPR Mimika memperbaiki itu. Selama ini masyarakat di sana hanya mengandalkan air hujan untuk mandi dan mencuci. Keperluan masak, warga mengandalkan air galon. 

Kepala Kampung Limau Asri Timur Adi Prasetyo mengatakan, proyek mangkrak itu harus segera diperbaiki.

"Pipa sudah sampai masuk ke rumah, cuma banyak yang bocor makanya air tidak mengalir, harus segera diperbaiki karena masyarakat akan sangat terbantu," katanya, Jumat (17/10/2025).

Selain banyak kebocoran, bekas pengerjaan saluran pipa itu juga banyak merusak jalan. 

Direktur CV Dua Putra Jaya, Fransiskus Kunareyau mengaku akan memperbaiki pipa bocor itu dalam waktu dekat. 

Tahun 2022 sudah dilakukan serah terima ke Dinas PUPR. Ia.mengaku tidak tahu apakah pemerintah sudah serahkan fasilitas itu ke masyarakat. 

"Karena ini keluhan masyarakat, jadi kami kontraktor bersepakat dengan tim, minggu depan kami kasih mengalir kalau ada kerusakan nanti minta bantuan PUPR mana yang rusak kami minta ganti," pungkasnya. (Eka)