Kapolres Nabire Pastikan Demonstrasi Menyorot Tragedi Puncak Berlangsung Relatif Tertib
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu bagian tengah di dampingi Dandim Nabire. Foto : Elia Douw Papua60detik
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu bagian tengah di dampingi Dandim Nabire. Foto : Elia Douw Papua60detik

Papua60detik - Aksi demontrasi mahasiswa dan elemen rakyat Papua  Kabupaten Puncak di Nabire berlangsung aman dan relatif tertib di Kantor DPR Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

Demontrasi tersebut menyoroti tragedi berdarah di Kembru Kabupaten Puncak yang dalam catatan pengunjuk rasa menewaskan 10 warga sipil

Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu tampak turun memantau langsung jalannya demonstrasi di halaman Kantor DPR Provinsi Papua Tengah.

Menurut Kapolres, aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIT hingga 15.40 WIT berjalan lancar berkat koordinasi yang matang antara aparat keamanan dan berbagai unsur terkait.

“Kita melihat bersama, dari pagi hingga sore seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar sesuai hasil koordinasi sebelumnya,” ujarnya.

Meski demikian, Kapolres mengakui sempat terjadi dinamika di lapangan. Insiden pelemparan mengakibatkan beberapa kaca pecah, namun aparat tetap mengendalikan situasi sehingga tidak berkembang lebih luas.

“Memang ada sedikit insiden, tetapi secara umum kondisi tetap aman dan tertib,” jelasnya.

Setelah aksi berakhir, peserta kembali ke titik kumpul masing-masing secara tertib. Aparat menyiapkan tujuh unit truk untuk mengangkut massa ke sejumlah lokasi, seperti asrama Puncak, Pasar Karang, dan wilayah Jepara.

Kapolres menegaskan pihaknya terus mengarahkan peserta agar menjaga ketertiban hingga kembali ke tempat masing-masing.

“Kami pastikan proses kepulangan berjalan aman tanpa menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan aksi ini berkat perencanaan matang dan koordinasi intensif bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Semua pihak terlibat dan berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa, agar selalu mengedepankan prosedur dalam menyampaikan aspirasi.

“Kami tidak melarang penyampaian pendapat, tetapi harus melalui tahapan yang benar agar kegiatan berjalan tertib,” ujarnya. (Elia Douw)