Perkuat Sinergi, Petrosea Siap Gelar CSR Berantas Malaria & Edukasi Catin di Mimika
PT Petrosea Tbk menggelar Media Gathering bersama awak media sebelum kegiatan CSR, Senin (13/4/2026). Foto: Istimewa
PT Petrosea Tbk menggelar Media Gathering bersama awak media sebelum kegiatan CSR, Senin (13/4/2026). Foto: Istimewa

Papua60Detik – PT Petrosea Tbk melalui pilar kesehatan, akan menggelar dua kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyasar masyarakat di Kabupaten Mimika pada 14-15 April 2026.

Rangkaian kegiatan ini difokuskan pada dua isu krusial, yaitu pemberantasan malaria dan penguatan ketahanan keluarga bagi calon pengantin.

Kegiatan pertama akan dilaksanakan pada Selasa (14/4), dimana Petrosea akan melaksanakan program “Petrosea Peduli Malaria” di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama. Kegiatan ini meliputi edukasi promosi kesehatan dan pemeriksaan malaria gratis yang menyasar sekitar 60 hingga 70 warga setempat.

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif yang telah berjalan sejak 2023. Langkah ini juga selaras dengan program Tempo Kas Tuntas (Temukan, Obati, Awasi, Tuntaskan) milik Kementerian Kesehatan RI, yang menargetkan eliminasi malaria di tanah Papua pada tahun 2030.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Community Development PT Freeport Indonesia, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Puskesmas setempat, serta aparat kampung dan kader kesehatan.

Kegiatan kedua dilaksanakan pada Rabu (15/4), Petrosea menggelar sosialisasi kesehatan reproduksi dan kesiapan pra-nikah bagi para Calon Pengantin (Catin) di Hotel Horison Diana Timika. Edukasi ini mencakup materi komprehensif mulai dari kesehatan seksualitas, rencana pembangunan keluarga, manajemen keuangan, hingga aspek psikologi pasangan.

Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Dinas P3AP2KB Kabupaten Mimika, Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta KUA Distrik Mimika Baru.

External Manager PT Petrosea Tbk, Reynold Donny Kabiai, menekankan pentingnya peran Petrosea sebagai mitra kerja PT Freeport Indonesia dalam membangun daerah. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antar pihak.

“Kami mengajak semua pihak agar bersinergi secara terintegrasi agar memberikan manfaat nyata kepada masyarakat lokal di Timika,” ujar Donny.

Senada dengan hal tersebut, Head of Corporate Secretary & Communications PT Petrosea Tbk, Anto Broto mengatakan, kolaborasi adalah kunci pembangunan Papua. Melalui dua aksi nyata ini, Petrosea berharap dapat memberikan kontribusi positif yang berdampak jangka panjang, baik dari sisi kesehatan fisik masyarakat maupun penguatan fondasi sosial keluarga di Mimika.

“Mari kita bersama-sama membangun dan memajukan Timika dan tanah Papua dengan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan secara berkesinambungan,” pungkas Anto. (Joe Situmorang)