Polisi Selidiki Provokator Kericuhan Pasca Laga Persipura vs Adhyaksa FC
Papua60detik – Kericuhan pecah usai pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/5/2026) malam.
Menyikapi situasi tersebut, Polda Papua bergerak cepat melakukan pengamanan dan pemulihan kondisi keamanan di sekitar stadion.
Baca Juga: Nelayan Asal Sukabumi Ditemukan Tewas Mengapung di Bawah Dermaga Pelabuhan Perikanan Pomako
Laga yang berlangsung sejak sore hari itu berakhir dengan kemenangan Adhyaksa FC atas Persipura Jayapura dengan skor 1-0. Gol kemenangan Adhyaksa FC tercipta pada menit ke-46 babak pertama dan bertahan hingga pertandingan usai.
Berdasarkan keterangan resmi Humas Polda Papua yang diterbitkan Sabtu (9/5/2026), pengamanan pertandingan dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Rudolf Renwarin didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir bersama para Pejabat Utama Polda Papua.
Sebanyak 700 personel gabungan turut diterjunkan untuk mengamankan jalannya pertandingan.
Namun tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan, sekitar pukul 19.16 WIT, sejumlah suporter yang berada di tribun turun ke lapangan. Massa disebut melakukan pengejaran terhadap pemain Adhyaksa FC serta perangkat pertandingan.
Situasi kemudian semakin memanas sekitar pukul 20.00 WIT. Sejumlah massa di sekitar stadion melakukan aksi perusakan fasilitas umum dan membakar beberapa kendaraan yang terparkir di area Stadion Lukas Enembe.
"Aparat gabungan TNI-Polri langsung bergerak melakukan pengamanan, pengendalian massa, dan upaya pemulihan situasi guna mencegah kericuhan meluas," tulis Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito.
Menurutnya, kericuhan dipicu kekecewaan sebagian suporter terhadap hasil pertandingan.
Selain itu, keramaian di lokasi pertandingan diduga dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan provokasi yang memicu aksi perusakan dan pembakaran kendaraan.
“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga saat ini situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” imbuhnya.
Polda Papua mengimbau masyarakat dan para suporter untuk tetap menahan diri serta tidak mudah terprovokasi.
Selain melakukan pengamanan, Polda Papua memastikan akan mendalami dan menyelidiki pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi provokasi maupun perusakan fasilitas umum selama kericuhan berlangsung.
Saat ini polisi masih melakukan pendataan terkait kerugian material dan kemungkinan adanya korban luka dalam insiden tersebut. Sejumlah fasilitas umum, kios milik warga, serta kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan dan pembakaran.
Situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe mulai berangsur kondusif sekitar pukul 23.45 WIT. Aparat kemudian melanjutkan apel konsolidasi personel pengamanan pada pukul 00.20 WIT.
Polda Papua menegaskan pengamanan dan patroli di sekitar lokasi akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan mencegah gangguan kamtibmas lanjutan. (Rachmat J)