Reses di Wanagon, Warga Keluhkan Banjir dan Jalan Rusak ke Elias Rande Ratu
Reses Tahap II Anggota DPRK Mimika, Elias Rande Ratu di Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Jumat (10/10/2025). Foto: Faris/ Papua60detik
Reses Tahap II Anggota DPRK Mimika, Elias Rande Ratu di Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Jumat (10/10/2025). Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik – Anggota DPRK Mimika, Elias Rande Ratu Reses Tahap II Tahun 2025 di Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Jumat (10/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Wanagon Yance Buinei, serta para Ketua RT dari Kelurahan Wanagon dan Kelurahan Timika Jaya

Kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan seputar persoalan infrastruktur yang selama ini belum tersentuh secara maksimal.

Dalam dialog terbuka itu, hadir pula perwakilan warga dari Kelurahan Timika Jaya yang ikut menyampaikan sejumlah keluhan terkait banjir, jalan rusak, dan layanan air bersih yang belum berjalan optimal.

Arifin Wurlela, warga RT 1 belakang Awalin Lama, mengungkapkan bahwa wilayah mereka dilanda banjir besar pada bulan Agustus lalu hingga membuat warga harus meninggalkan rumah selama dua pekan.

“Selama dua minggu kami tidak bisa tinggal di rumah karena air naik terus. Panjang genangannya sampai lebih dari 200 meter. Kami harap Bapak Dewan bisa bantu perjuangkan agar ada solusi,” ujarnya.

Sementara itu, Isak Karimba, warga RT 3 Jalan Duku, Gang Slow, menyampaikan permintaan agar jalan di wilayah mereka segera diaspal karena kondisi saat ini mempersulit aktivitas warga, terutama saat musim hujan.


Keluhan lain datang dari Lemba, warga Jalan Cokelat, yang berharap aspirasi lama sejak tahun 2022 segera direalisasikan. Ia juga menyoroti masalah air bersih (PAM) yang belum mengalir ke rumah-rumah warga.

“Kami minta perhatian soal air PAM yang belum jalan dengan baik. Tolong dibantu bagaimana caranya supaya air bisa masuk ke rumah-rumah,” kata Lemba

Menanggapi hal tersebut, Elias Rande Ratu menyampaikan seluruh aspirasi akan diperjuangkan melalui jalur resmi DPRK Mimika.

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi infrastruktur, politisi muda Golkar itu menegaskan komitmennya untuk mengawal semua masukan warga hingga ke instansi teknis terkait.

“Saya akan perjuangkan aspirasi ini, karena kebetulan saya di komisi yang membidangi infrastruktur. Bulan ini kami akan hearing dengan OPD terkait dan turun langsung mencari solusi,” ujar Elias.

"Tugas kami sebagai wakil rakyat adalah mengawasi, menyuarakan aspirasi masyarakat, serta memastikan agar kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” tambahnya.

Elias menjelaskan bahwa pembangunan jalan Gang Slow, sebenarnya sudah masuk dalam program tahun ini dan sedang dalam tahap pelelangan. Ia berharap pengerjaannya bisa segera dimulai dalam waktu dekat.

Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan warga Wanagon dan Timika Jaya berada dalam lingkup kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bermitra dengan Komisi IV, sehingga akan terus dikawal agar masuk dalam anggaran induk tahun 2026.

Kegiatan reses ini juga dirangkaikan dengan pembagian sembako dan jamuan kasih bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. (Faris)