Sabet Medali Emas, Veddriq Leonardo Buktikan Kelasnya
Papua60detik - Veddriq Leonardo, pemecah rekor dunia panjat tebing yang ikut bertanding dalam PON XX Papua akhirnya berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk Kalimantan Barat (Kalbar) di nomor Speed World Record (WR) Perorangan Putra.
Bertanding di Venue Panjat Tebing PON XX Papua di SP2 Poros SP5, Jumat (1/10/2021), Veddriq Leonardo mengungguli lawannya, Raharjati Nursyamsa, pemanjat Jawa Barat (Jabar).
Anak muda kelahiran Pontianak 11 Maret 1997 ini berhasil menyelesaikan nomor speed world record dengan catatan waktu 8,467 detik.
Sementara lawannya, Raharjati Nursyamsa terhenti dan tidak mencapai TOP wall. Meski gagal mencatatkan waktu, Raharjati Nursyamsa tetap meraih medali perak nomor Speed World Record Perorangan Putra.
Adapun medali perunggu diraih pemanjat asal Jawa Tengah, Kiromal Katibin dengan catatan waktu 5,409 detik.
Kiromal Katibin meraih medali perunggu setelah mengalahkan Aspar atlet asal DKI Jakarta di perempatan final.
Diawancarai selepas pertandingan, Raharjati Nursyamsa mengaku jujur kalau dirinya grogi karena berhadapan dengan atlet pemecah rekor dunia Veddriq Leonardo.
"Bagaimana tidak grogi, lawan saya pemecah rekor dunia. Saya sempat kontrol tapi pada akhirnya gagal, mungkin ini bukan rezeki saya," ungkap Raharjati sedikit kecewa.
Pria kelahiran Jawa Barat, 8 Januari 2021 itu menambahkan, kesalahan dari pertandingan ini menjadi bahan evaluasi baginya bisa tampil lebih baik.
Sementara itu, Veddriq Leonardo mengaku bangga karena bisa meraih medali emas pada PON XX Papua di nomor speed world tecord perorangan putra.
"Alhamdulillah kontingen Kalbar bisa dapat medali emas, tentu ini jadi kebanggaan atas perjuangan dan latihan rutin sehingga membuahkan hasil maksimal," kaya Veddriq.
Ia tidak menampik, di awal pertandingan babak final, Veddriq sempat terpeleset, namum tidak sampai jatuh dan terus berusaha hingga akhirnya keluar sebagai juara.
"Itulah risiko nomor speed, kalau udah ngebut- ngebut, tapi kalau udah terpleset, ya udah lepas. Tapi syukur saya bertahan dan keluar sebagai juara," katanya. (Anti Patabang)