Sembilan Orang Luka Akibat Bentrok di Kwamki Narama
Aparat kepolisian mengamankan bentrok antar kelompok di Kwamki Narama. Foto: Istimewa
Aparat kepolisian mengamankan bentrok antar kelompok di Kwamki Narama. Foto: Istimewa

Papua60detik - Sembilan orang mengalami luka pada bentrok antar kelompok di Distrik Kwamki Narama, Selasa (14/10/2025) kemarin

Kapolsek Kwamki Narama Ipda Yusak Sawaki mengatakan, kedua belah pihak bulan lalu sebenarnya telah melakukan pertemuan dengan para tokoh dengan kesepakatan akan melakukan pembayaran pada 14 Oktober 2025 di Jalan Yakup Kampung Amole, Kwamki Narama. 

Kapolsek bilang, sekitar pukul 11.00 WIT diperoleh informasi akan ada penyerangan yang dilakukan oleh salah satu pihak.

"Dan benar, sekitar pukul 14.00 terjadi saling serang antar kedua pihak," ujarnya. 

Usai diredam kepolisian, kedua pihak sepakat tidak saling serang lagi. Pembayaran adat akan dilakukan pada hari ini 15 Oktober 2025.

Tapi sekitar pukul 23.00 WIT, beberapa warga dilaporkan terkena serangan anak panah. Penyerangan dilakukan oleh salah satu kelompok dari SP3. 

Kapolsek menyayangkan serangan terkahir yang dilakukan oleh kelompok dari SP3. 

Pada peristiwa dari siang hingga malam, sebanyak delapan orang dilaporkan terkena panah. Sementara seorang perempuan mengalami luka di dahi karena lemparan batu.

"Sudah ada kesepakatan kedua pihak untuk saling menahan, tapi mengapa ada pihak luar yang melakukan penyerangan. Jika saudara mencoba melakukan tindakan saling serang, kami kepolisian tidak ragu mengambil tindakan tegas terukur," tegas Kapolsek. 

"Rencana hari ini pembayaran denda adat semoga berjalan aman, damai dan terkendali," pungkasnya. (Eka)