Tim Jibom Temukan Mortir & Amunisi Aktif Peninggalan PD II di Biak
Papua60detik - Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua menemukan tiga mortir dan 30 butir amunisi peninggalan Perang Dunia II di sekitar lokasi ledakan bom yang menewaskan enam warga di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Biak.
"Berbagai jenis bahan peledak itu ditemukan saat tim Jibom, Selasa (2/6/2026) saat melakukan pembersihan di sekitar TKP dan saat ini sudah dimusnahkan," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan seperti dikutip dari ANTARA.
Sebelumnya, Senin 1 Juni, tim Jibom juga menemukan dua granat jenis nanas dan manggis yang keduanya juga sudah dimusnahkan.
Kata Kapolres, saat ini tim masih melakukan sterilisasi guna memastikan TKP aman dari bahan peledak.
Bila sudah dinyatakan aman maka tim dari Labfor dan Direktorat Reskrimum Polda Papua bersama Satuan Reskrim Polres Biak Numfor akan melakukan olah TKP.
Selain sterilisasi yang dilakukan tim Jibom, kata Ari, Tim SAR Gabungan juga masih mencari tiga orang warga yang dilaporkan hilang.
Pencarian dilakukan di luar TKP dengan menyusuri pantai. Hasilnya, sejak Selasa 2 Juni, tim menemukan potongan tubuh yang saat ini tersimpan di kamar jenazah RSUD Biak.
"Tim DVI Polda Papua akan melakukan identifikasi terhadap temuan tersebut," katanya.
Insiden meledaknya bom peninggalan PD II di Biak terjadi pada Minggu 31 Mei 2026 menyebabkan enam orang meninggal dan tiga orang dilaporkan hilang serta sembilan rumah rusak. (Redaksi)