TPNPB OPM Akui Bertanggung Jawab Atas Serangan Tembakan di Nabire
Ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan

Papua60detik - Tentara Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengaku bertanggung jawab atas serangan tembakan di Wadio, Distrik Nabire Barat, Jumat (17/10/2025). 

Juru Bicara OPM, Sebby Sambom mengatakan penembakan dilakukan oleh TPNPB pimpinan Mayor Aibon Kogoya dan pasukannya.

Terhadap penembakan warga sipil yang di antaranya adalah Orang Asli Papua, ia beralasan lokasi penembakan merupakan zona perang. 

"Aksi penembakan terhadap orang asli Papua di Nabire tersebut kami lakukan karena kami pun tidak mengetahui saat anda melewati wilayah tersebut dan juga karena kaca mobil semua tertutup sehingga kami kira aparat militer indonesia," katanya dalam keterangan tertulis.

Seperti diketahui, setelah menyerang warga sipil, TPNPB di hari yang sama kembali menyerang iring-iringan kendaraan aparat yang baru saja meninjau TKP penembakan.

Sebby mengatakan, serangan itu sebagai reaksi atau balasan atas operasi tempur di Intan Jaya yang menewaskan belasan warga sipil di Kampung Soanggama pada 15 Oktober 2025. (Elia Douw)