250 Guru di Mimika Ikut Program CSR Orbit Guru Merdeka
Papua60detik - PT Freeport Indonesia (PTFI) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Mimika menggelar Program CSR Orbit Guru Merdeka-Microsoft Certified Educator di Hotel Horison Diana Timika, Kamis, (11/7/2024).
Program ini untuk menciptakan tenaga pendidik yang profesional dan bersertifikasi, dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.
Sebanyak 250 peserta guru perwakilan dari TK, SD, SMP, SMA/SMK se Kabupaten Kabupaten Mimika jadi peserta.
Chief of Programs & Operations Orbit Future Academy, Ravi K Menon, mengatakan kurikulum merdeka sudah dimulai. Namun, nyatanya saat ini belum semua guru yang paham, bahkan tidak tahu bagaimana mengajar dalam kurikulum ini.
Karena itu, Ravi mengapresiasi PTFI yang ikut berpartisipasi dalam mendukung program dari Kemendikbud Ristek untuk menyiapkan para guru untuk mengajar kurikulum Merdeka melaui Orbit Guru Merdeka.
Menurut Ravi Orbit Guru Merdeka adalah wadah untuk para guru yang ingin mendapatkan ilmu dasar, khusunya ilmu mengajar menggunakan teknologi Microsoft Certified Educator (MCE).
"Melalui program ini, setiap guru bukan hanya dapat ilmu, tapi juga dapat sertifikat internasional yang diakui oleh Kementerian untuk mengajar kurikulum merdeka," kata Ravi.
Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum menyampaikan CSR Orbit Guru Merdeka-Microsoft Certified Educator adalah kolaborasi antar PTFI dan Dinas Pendidikan Mimika sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan pendidikan demi masa depan generasi Papua.
Kegiatan ini juga bagian dari misi PTFI untuk terus mendukung Pemkab Mimika mengelola sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pendidikan, terutama bagi masyarakat yang ada di sekitar wilayah operasional PTFI.
Nathan menegaskan PTFI berkomitmen untuk terus berkolaborasi bersama Pemkab Mimika dalam bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi dan berbagai bidang lainnya.
"Sampai saat ini, PTFI terus berkomitmen untuk bersama -sama dengan Pemkab untuk membangun Mimika di semua bidang. Begitupun hari ini kegiatan CSR ini, PTFI bersama Dinas Pendidikan dan PT Orbit Ventura Indonesia," katanya.
Menurutnya, kemajuan pendidikan tentunya harus ada komitmen bersama dari semua tenaga pengajar, Pemerintah dan mitra lainnya termasuk PTFI.
Ia mengapresiasi guru di Mimika, karena mampu mengabdi pada wilayah yang tergolong sulit terjangkau, seperti di pegunungan dan pesisir.
Staf Ahli Bupati Mimika Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antar Dinas Pendidikan Mimika dan PTFI.
"Program CSR ini merupakan tanggungjawab sosial dan moral dari PTFI yang sangat luar biasa, dan kami sangat mengapresiasi itu," kata Yoga.
Menurutnya, saat ini tantangan di dunia pendidikan semakin kompleks, terutama dengan terbukanya para peserta didik mengakses internet.
Karena itu, ia berharap seluruh tenaga pengajar dapat menerima pengalaman belajar dan mengajar yang tidak hanya lebih dinamis, interaktif dan menyenangkan, tapi juga transformatif.
"Semoga semua guru yang hari ini ikut pelatihan bisa fokus dan memahami, sehingga bisa diterapkan di sekolah masing-masing," tutupnya (Faris)