Belajar Tatap Muka Di SMPN Atuka Berjalan Sejak Januari
Papua60detik - Wakil Bupati Mimika, Johannes Retto dalam rapat evaluasi pencegahan dan pengendalian covid-19, Senin (15/3/2021) meminta Dinas Pendidikan segera mengintruksikan semua guru yang bertugas di pedalaman dan pesisir untuk kembali ke tempat tugas masing-masing. Termasuk guru yang bertugas di Atuka, Distrik Mimika Tengah.
Karena menurutnya wilayah tersebut masuk zona hijau yang seharusnya melakukan proses belajar tatap muka di sekolah.
“Karena sejak kunjungan saya kemarin itu (Atuka) karena belajar dilakukan online. Kalau di kampung kan online tidak bisa, guru pun tidak ada. Tidak ada, sekolah tinggal sendiri. Harusnya Dinas Pendidikan instruksikan guru-guru untuk kembali,” kata Wabup.
Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMPN Atuka, Silvester Atahena mengaku, ia bersama 8 guru lainnya dan 3 orang tata usaha sekolah selalu berada di Atuka. Mereka katanya, menjalankan tugas setiap hari mengajar di sekolah sejak Januari 2021 dengan metode tatap muka.
“Sejak Januari tanggal 11 itu kami semua sudah ada di tempat dan proses tatap muka kami mulai. Kami turun 9 Januari dan tanggal 11 mulai dilaksnakan kegiatan belajar mengajar,” katanya kepada Papua60detik, Selasa (16/3/2021) di SMPN 2 Mimika saat menghadiri rapat dengan Dinas Pendidikan.
Ia mengatakan meski belajar tatap muka sudah mulai dilakukan sejak Januari, namun protokol kesehatan tetap mereka terapkan.
Dalam sehari proses KBM di sekolah yang memiliki 102 siswa ini hanya berlangsung 90 menit dan satu mata pelajaran saja.
“Jadi laporan dari siapapun bahwa kepala sekolah dan guru-guru baik jenjang SD maupun SMP itu tidak ada ditempat, itu adalah salah. Dan sangat salah. Kemarin waktu pak Wakil berkunjung ke Atuka kami juga ada di sana dan menjemput beliau bersama dengan anak-anak meskipun tidak semuanya ikut karena saat itu libur, tanggal merah,” tegasnya. (Anti Patabang)