Dinas Pendidikan Diminta Perhatikan Sekolah di Pesisir Mimika
Papua60detik - Anggota DPRD Mimika Thobias Albert Maturbongs meminta Dinas Pendidikan memperhatikan kondisi sekolah di pedalaman maupun pesisir.
Saat berkunjung ke Kampung Mapar Distrik Mimika Barat Tengah, ungkapnya, ia melihat kondisi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Mapar perlu perhatian.
Plafon sekolah tersebut katanya sudah pada lepas dan berjatuhan, atap terbuka dan tangganya lapuk sehingga banyak anak tangga patah.
"Saya lewati tangga itu seperti ayunan, sudah banyak yang patah, seng terbuka karena angin kencang, plafonnya sudah jatuh-jatuh," ujarnya, Rabu (9/8/2023).
Tak hanya itu, sekolah tersebut terpaksa harus membagi kelasnya untuk tempat tinggal guru karena masih kurangnya rumah guru yang disediakan pemerintah.
"Rumah guru kurang, akhirnya dibagi satu kelas dibuat petak untuk tempat guru tinggal," kata dia.
Meski sekolah itu bagus lanjut Thobias, namun demi kenyamanan belajar mengajar maka ia mendesak pemerintah memperhatikan.
"Jadi pendidikan yang di pesisir maupun pegunungan itu perlu perhatian, sarana sekolahnya, rumah guru, transportasi harus diperhatikan," katanya.
Selain sarana-prasarana, sekolah itu juga masih kekurangan guru, sedikitnya tiga guru tambahan diperlukan untuk mengajar pelajaran yang selama ini tidak diajarkan.
"Ada tiga mata pelajaran yang tidak bisa diajar di situ karena gurunya tidak ada. Kepala sekolah bilang masih kurang 3 guru," tutupnya. (Eka)