Dinas Pendidikan Siapkan Dua Helikopter untuk Guru Pedalaman
Ilustrasi helikopter
Ilustrasi helikopter

Papua60detik - Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika bekerja sama dengan PT Intan Angkasa Air Service menyiapkan transportasi berupa dua unit helikopter bagi para guru yang bertugas di pedalaman, terutama di wilayah pegunungan.

"Kami buat MoU dengan PT Intan Angkasa Air Service untuk helikopter ke wilayah pedalaman. Jadi ini penting, bahwa semua manusia, bama, kursi, meja dan lainnya semua langsung diturunkan di depan sekolah, bukan di bandara supaya memudahkan akses. Karena mau turun di bandara itu susah, butuh biaya angkut lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Willem Naa saat diwawancara Papua60detik di ruang kerjanya, Selasa (13/2/2023). 

Meski belum melakukan penandatanganan MoU karena menunggu Plt Bupati Mimika, namun kedua belah pihak telah sepakat untuk terlebih dahulu melakukan penerbangan. 

"Jadi untuk nilai kontraknya itu, sesuai dengan jarak. Untuk anggarannya aari APBD sekarang tinggal tunggu DPA. MoU itu sebelumnya dengan saya, tetapi saya ubah jadi pak Plt Bupati yang tanda tangan. Beliau balik langsung saya serahkan. Tetapi secara kesepakatan semua sudah, sehingga sudah lakukan penerbangan," jelasnya. 

Helikopter tersebut  telah melakukan penerbangan untuk mengangkut para guru ke daerah pedalaman. Sedangkan di pesisir Dinas Pendidikan telah menyiapkan enam perahu untuk para guru. 

"Jadi kemarin mereka lakukan penerbangan terakhir. Tinggal beberapa guru saja yang belum berangkat karena situasi keamanan seperti Alama. Yang lain semua sudah," katanya. 

Dengan fasilitas yang telah disiapkan oleh Pemkab Mimika, Willem Naa berharap para guru lebih giat mendidik siswa dan tidak lagi banyak alasan meninggalkan tempat tugas.

"Kalau guru masih ada yang tidak ada di tempat, saya minta dukungan dari masyarakat dan distrik segera melapor sehingga saya akan lakukan tindakan tegas pada guru yang bersangkutan," tutupnya. (Faris)