Dinkes dan Tim Periksa di Mako Bakery Jalan Hasanuddin
Dinkes dan Tim saat melakukan pemeriksaan, foto: Martha/ Papua60detik
Dinkes dan Tim saat melakukan pemeriksaan, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Bidang Kesehatan Masyarakat inspeksi ke Mako Bakery yang berlokasi di Jalan Hasanuddin, Kabupaten Mimika, pada Rabu (01/10/2025).

Pemeriksaan ini dilakukan bersama Tim dari instansi terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Dinas Lingkungan Hidup. Pemeriksaan itu dilakukan usai viralnya foto penemuan ulat di media sosial oleh salah satu konsumen.

Staf Bidang Kesehatan Lingkungan dan Kerja Dinas Kesehatan, Marthen Luther mengatakan setelah memeriksa Mako Bakery, khususnya dapur produksi, banyak ketidaklayakan ditemukan, mulai dari bahan baku yang rusak hingga karyawan yang bekerja tidak menggunakan Alat Perlengkapan Diri (APD).

Selain itu, kebersihan penanganan produksi juga masih kurang. Khusus surat sanitasi, Mako bakery sudah lewat hampir satu bulan dan harusnya sudah diperpanjang. 

Oleh karena itu, berdasarkan pemeriksaan  tersebut, Tim meminta Mako Bakery melakukan perbaikan mulai dari lokasi dan lingkungan, bangunan, peralatan produksi, fasilitas dan higyene sanitasi, kesehatan dan higienis karyawan, pemeliharaan, penyimpanan bahan baku, dan pelabelan produk. 

"Roti yang ada ini akan dipindahkan dulu, di jual entah di mana, karena tempat ini sementara lagi proses perbaikan sarana. Nanti akan ditata dulu setiap jenis roti dan sudah harus dilengkapi dengan label dan masa berlakunya," terang Marthen saat diwawancarai. 

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan konsumen Disperindag, Adolfus Waropea mengatakan dengan adanya temuan ini, ia meminta masyarakat untuk berhati-hati dan lebih teliti dan membeli makanan, mengecek label dan masa berlakunya. 

Tim juga memberikan teguran kepada pelaku usaha yang bersangkutan mencantumkan label ke setiap produk, izin Produksi Rumah Tangga (PRT), dan juga tanggal kedaluwarsa ke seriap produk yang akan dipasarkan.

"Pastikan kemasan baik, tidak rusak. Baru bisa dibeli. Karena selama ini temuan tidak diperiksa baik langsung di bawa ke rumah, sampai di rumah baru dilihat. Ini kan berdampak buat kesehatan," pungkasnya. 

Sementara itu, Manajer Mako Bakery, Yoseph mengapresiasi langkah dari Tim yang turun dan menyampaikan akan menindak lanjuti semua hasil pemeriksaan. 

"Kami akan lebih peduli lagi terkait masalah operasional, kami akan perbaiki ke depannya," jawabnya singkat. (Martha)