Evarela Hanau, Siswa SATP Raih Medali Perak Jenius Science Olympiade Nasional
Evarela Hanau bersama guru pendamping saat tiba di Bandara Mozes Kilangin, Selasa (2/7/2024). Foto: Faris/Papua60detik
Evarela Hanau bersama guru pendamping saat tiba di Bandara Mozes Kilangin, Selasa (2/7/2024). Foto: Faris/Papua60detik

Papua60detik - Siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Timika Evarela Hanau berhasil meraih medali perak dalam ajang Jenius Science Olympiad (JSO) tingkat nasional di Universitas Gajah Mada Jogjakarta, (30/6/2024).

Eva menceritakan pengalaman perdananya mengikuti JSO. Ia mengaku sempat minder melihat para peserta dari berbagai provisi. Ia lantas memotivasi dirinya sendiri dan akhirnya dapat menjawab seluruh soal.

“Rasa minder dan sedikit gugup ada, namun karena saya percaya diri dan yakin saya bisa menjawab soal dengan baik. Untuk teman-teman anak-anak Papua saya berpesan agar orang tidak memandang kita bahwa kita tidak bisa karena anak Papua pasti juga bisa dan berdoa kepada Tuhan agar kita bisa melakukan semuanya dengan baik ,” katanya.

Kepala SATP Timika, Johana Tnunay mengatakan, Eva bisa mengikuti perlombaan tersebut adalah karena program go public yang diterapkan di SATP.

“Jadi dari semua kegiatan (di sekolah) kami harus punya penekanan seperti itu, sehingga di sekolah itu ada yang namanya UPT Pusat Prestasi,” katanya saat menjemput kedatangan Eva di Bandara Mozes Kilangin, Selasa (2/7/2024).

Ia menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Pendidikan Lokon, YPMAK dan PTFI yang selalu mensuport anak-anak didik di SATP.

“Kalau kita lihat, Eva satu-satunya anak Papua dari Timika yang berpartisipasi dalam Olympiade Sains tingkat nasional di Jogjakarta,” ungkapnya 

Kepala UPT Prestasi SATP, Sonianto Kuddi mengatakan, pihaknya berani mengikutkan Eva pada Olympiade tingkat Nasional karena persiapannya sudah cukup matang.

“Puji Tuhan dapat medali perak, jadi prestasinya sudah ada tingkat kabupaten provisi dan nasional. Selain itu juga di UPT Prestasi kami setiap hari ada pembelajaran untuk anak-anak yang memiliki bakat di bidang sains,” jelasnya.

Guru pendamping Yohana Adwina mengatakan, ini merupakan pengalaman pertama Eva dalam mengikuti JSO tingkat nasional. Eva mengikuti JSO Level empat tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan berhasil mendapatkan medali perak.

“Awalnya memang grogi tetapi dia yakin dan optimis bisa mengerjakan soal, saat selesai dia bilang mama soalnya itu saya bisa (jawab) semua,” ungkapnya.

Selain Eva ada 10 siswa lagi yang berprestasi di bidang non akademik yang sama-sama dalam program SATP Go Public. (Faris)