FASI Papua Selatan Resmi Dilantik, Targetkan Cetak Atlet Berprestasi
Papua60detik – Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) mendelegasikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Selatan untuk melantik sekaligus mengukuhkan kepengurusan FASI Papua Selatan masa bakti 2025–2029.
Pelantikan yang berlangsung di lapangan Mako Lanud J.A. Dimara Merauke tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KONI Papua Selatan, Antonius Kaize. Kepengurusan FASI Papua Selatan sendiri dinakhodai oleh Danlanud J.A. Dimara Merauke, Kolonel Pnb Beny Apriyanto, Jumat (26/9/2025).
Antonius Kaize menyebut pelantikan ini menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga, khususnya cabang aero sport (paralayang) di Papua Selatan. Ia menegaskan bahwa menjadi pengurus bukanlah sekadar kebanggaan atau ajang mencari nama, melainkan sebuah tanggung jawab untuk membina, membimbing, serta mengantarkan atlet menuju prestasi.
“Hari ini secara resmi Bapak Ibu dilantik untuk mengurus dan memimpin organisasi cabang olahraga FASI Papua Selatan. Tugas ini bukan untuk mencari nama, tetapi untuk membina atlet agar meraih prestasi di berbagai turnamen,” tegasnya.
Kaize menambahkan, olahraga kedirgantaraan umumnya didominasi oleh TNI karena erat kaitannya dengan dunia penerbangan. Meski begitu, dengan terbentuknya kepengurusan baru, ia berharap FASI mampu mensosialisasikan olahraga ini kepada masyarakat luas di Papua Selatan agar melahirkan atlet-atlet potensial.
FASI Papua Selatan menargetkan bisa melahirkan atlet yang mampu bersaing di ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
“Kita berharap, ke depan ada atlet Papua Selatan yang bisa meraih juara pada PON 2028 di NTT dan NTB,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua KONI Papua Selatan juga mengajak pengurus FASI untuk menjalin kerjasama dan komunikasi dengan berbagai pihak dalam rangka memperkenalkan cabang olahraga ini kepada masyarakat. Menurutnya, FASI tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga dapat menjadi hiburan dan kebanggaan masyarakat Papua Selatan.
“Walaupun kelihatan sepele, tanggung jawab ini harus dilaksanakan dengan sungguh hati. Anak-anak muda harus direkrut, dilatih, dan diberi kesempatan agar bisa mengeluarkan keterampilannya di bidang olahraga kedirgantaraan,” tutup Kaize. (Jamal)