Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMA, SMK di 13 Mei
Siswa di Timika rayakan kelulusan beberapa tahun lalu. Foto: Dok/ Papua60detik
Siswa di Timika rayakan kelulusan beberapa tahun lalu. Foto: Dok/ Papua60detik

Papua60detik - Pengumuman kelulusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Papua berlangsung serentak hari ini, Kamis (5/5/2022).

Namun untuk menghindari pawai atau konvoi kelulusan, jam pengumuman dikembalikan kepada semua sekolah. Bisa pagi, siang, bahkan sore.

Begitupun dengan metode pengumuman, bisa dilaksanakan secara online maupun tatap muka.

Di Timika, pengumuman berlangsung tertib, tak kelihatan ada pawai sama sekali. 

Seperti di SMA Taruna Papua, salah satu sekolah yang memilih melakukan pengumuman di pagi hari secara tatap muka. Siswa datang didampingi orang tua mengambil hasil pengumuman dan langsung pulang ke rumah.

Dari 71 siswa kelas 12 SMA Taruna Papua, semuanya dinyatakan lulus.

Setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meniadakan Ujian Nasinal Berbasis Kompetensi (UNBK) di seluruh Indonesia, maka kelulusan siswa dikembalikan kepada sekolah dengan memperhatikan tiga kriteria. 

Pertama, menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kedua, mengikuti ujian sekolah/ ujian pendidikan kesetaraan seluruh mata pelajaran. Dan, ketiga, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik.

Kriteria ini bukan hanya berlaku untuk tingkat SMA saja, tetapi juga di tingkat SMK yang pengumumannya akan berlangsung, Jumat (13/5/2022) mendatang.

“Kita jadwalkan tanggal 13 bulan ini yah. Semoga tidak ada kendala,” kata Ketua MKKS SMK, John Lemauk kepada Papua60detik, Kamis (5/5/2022).

Ia mengatakan metode dan jam pengumuman juga sama dengan SMA dikembalikan kepada semua sekolah.

“Tapi ketentuan harinya harus tetap sama. Tapi harus tetap menyesuaikan dengan situasi. Diharapkan tidak bersamaan supaya menghindari konvoi siswa. Tidak ada yang janjian melakukan coret-coret,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 1 Mimika, Matheus Mamo yang juga merupakan Ketua MKKS SMA beberapa waktu lalu juga menyampaikan, pengumuman kelulusan siswa akan diserahkan ke orang tua atau wali siswa.

Cara ini diambil agar siswa tidak melakukan corat-coret pakaian dan pawai yang sudah jadi kebiasaan siswa merayakan kelulusan.

Sekolah kata Mamo telah meminta siswa untuk menyumbangkan seragam yang masih layak pakai.

“Kan kasihan kalau seragam masih bagus tapi sudah dicoret-coret. Lebih baik disumbangkan,” tuturnya. (Anti)