Kapolda: Sebelum Alat Berat Masuk Warga Hidup Berdampingan di Kapiraya
Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jermias Rontini. Foto: Eka/Papua60detik
Kapolda Papua Tengah Kombes Pol Jermias Rontini. Foto: Eka/Papua60detik

Papua60detik - Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol Jeremias Rontini akan turun langsung ke Kapiraya untuk memantau situasi konflik yang terjadi di wilayah tersebut. 

Kunjungan dijadwalkan besok, Jumat 27 Februari sebagai bagian dari upaya meredam ketegangan antara kelompok masyarakat yang berselisih.

Menurut Kapolda, langkah awal yang telah diambil adalah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menarik seluruh alat berat keluar dari Kapiraya. Ia menilai kehadiran alat berat itu jadi pemicu utama munculnya konflik di tengah masyarakat.

“Sebelum alat (berat) itu masuk, masyarakat di sana hidup berdampingan dan melakukan aktivitas pendulangan. Kehadiran alat berat inilah yang memicu konflik menurut kedua pihak,” ujarnya, Kamis (26/2/2026). 

Penarikan alat berat tersebut dilakukan guna menenangkan situasi sekaligus membuka ruang dialog. Setelah alat berat dikeluarkan, aparat bersama pemerintah daerah akan mempertemukan pihak yang bertikai untuk mencari solusi bersama.

Kapolda juga menyinggung dugaan aktivitas perusahaan yang beroperasi secara ilegal di lokasi tersebut. Karena itu, ia memerintahkan agar seluruh aktivitas yang berkaitan dengan alat berat dihentikan sementara sampai ada kejelasan status hukum.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kedamaian dan kondusivitas di Papua Tengah agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan konflik. (Eka)