Kasus Gangguan Jiwa di Timika Naik Signifikan
Ilustrasi konsultasi kesehatan jiwa.
Ilustrasi konsultasi kesehatan jiwa.
Papua60detik - Seksi Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinkes Mimika kembali menggelar pemeriksaan dan konsultasi kesehatan jiwa di Puskesmas Timika. Pemeriksaan berlangsung dua hari, mulai 3 Oktober 2025.

Kasie PTM Dinkes, Feika Randeratu mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan, empat kali setahun. Pemeriksaan ketiga tahun ini mendatangkan spesialis jiwa dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jayapura, dr Manoe Bernd Paul.

Feika menyebut, dari hasil pemeriksaan selalu ada tambahan pasien. Tahun lalu 157 orang teridentifikasi ODGJ. Pada pemeriksaan pertama tahun ini terdiagnosa 87 ODGJ, pemeriksaan kedua 102 ODGJ, pemeriksaan ketiga 117 ODGJ. Angkanya kemungkinan masih terbantah pada pemeriksaan keempat.

"Kita usahakan supaya setidaknya sekali setahun mereka bisa bertemu dokter entah itu sudah ada peningkatan sehingga obatnya harus dikurangi atau obatnya tidak berefek sehingga dokter ada pertimbangan untuk menggantikan obatnya atau menaikkan dosisnya," terangnya.

Kabupaten Mimika sendiri belum memiliki dokter spesialis jiwa. Pemeriksaan rutin ini diharapkan bisa memberikan kesempatan kepada para pasien ODGJ bertemu dokter spesialis jiwa. 

"Berhubung kita belum ada dokter spesialis jiwa, jadi upaya yang kami lakukan yaitu melakukan konsultasi by phone kalau ada pasien baru ODGJ," pungkasnya. (Martha)