Keluarga Sebut Korban Penembakan di Tembagapura Masyarakat Sipil Biasa, Kerjanya Dulang
Papua60detik - Operasi penindakan kelompok bersenjata di area Mile 69 Tembagapura, Papua Tengah, Senin(2/3/2026) dilaporkan menewaskan satu orang.
Informasi yang didapatkan, yang tewas diduga merupakan anggota OPM. Pihak keluarga korban membantah informasi tersebut.
"Itu murni masyarakat sipil, tulang punggung keluarga. Memang dia kerja dulang di sana," ujar salah satu keluarga korban, Hellois Kemong kepada papua60detik.id, Selasa (3/3/2026).
Ia sebut, korban tewas bernama Eanus Mom. Bekerja sebagai pendulang emas tradisional di area mile 68. Ia warga Kwamki Narama, tinggal di Jalur 4.
Katanya, saat ini pihak keluarga dan masyarakat setempat sedang menunggu kedatangan jenazah korban dari Tembagapura.
Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki mengatakan, masyarakat Kwamki Narama sudah berkumpul di Jalur 4 sejak pagi.
"(Jenazah) masih di perjalanan menuju Timika, nanti cek di Kodim atau di RS Tk. IV karena dari sana nanti baru geser ke rumah duka di kwamki," kata Kapolsek.
Aparat keamanan telah disiagakan di wilayah Distrik Kwamki Narama.
Diberitakan sebelumnya, selain korban tewas, aparat mengamankan enam orang.
Keenam orang itu diamankan di Koramil 1710-04/Tembagapura untuk pemeriksaan lebih lanjut dan rencananya akan dibawa ke Kodim 1710/Mimika.
Aparat menyita sejumlah barang bukti seperti uang tunai, senapan angin, satu pucuk pistol rakitan dengan satu magasin dan tiga butir amunisi dalam operasi tersebut. (Eka)