Konferensi Sinode XI Kingmi Digelar Online
Rapat koordinasi akhir panitia konferensi Sinode XI Kingmi di Hotel Grand Mozza Timika, Sabtu (26/6/2021) . Foto: Anti Patabang/Papua60detik
Rapat koordinasi akhir panitia konferensi Sinode XI Kingmi di Hotel Grand Mozza Timika, Sabtu (26/6/2021) . Foto: Anti Patabang/Papua60detik

Papua60detik - Panitia pelaksana Konferensi Sinode XI Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua dalam rapat koordinasi (Rakor) memutuskan konferensi akan dilaksanakan secara online di Kabupaten Mimika.

Rakor digelar di Hotel Grand Mozza Timika, Sabtu (26/6/2021). Hadir Bupati Mimika Eltinus Omaleng selaku senior di Kingmi, Bupati Puncak Willem Wandik yang merupakan Ketua Panitia Konferensi, perwakilan Sinode, koordinator wilayah dan utusan klasis.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan pandemi covid-19 yang belum juga berakhir. Bahkan belakangan, laporan harian kasusnya terus meningkat.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meminta semua panitia bergerak cepat. Ia tidak ingin konferensi tertunda lagi.

“Jangan tunda-tunda, jangan sampai virus masuk lagi. Jangan tunggu-tunggu,” tegasnya.

Ia mengusulkan, konferensi paling lambat Juli. Pasalnya Agustus hingga November mendatang, Mimika mulai disibukkan dengan persiapan pelaksanaan dua event besar yakni PON XX yang akan berlangsung Oktober dan Pesparawi XII berlangsung November.

“Agustus ada HUT RI, terus dibulan itu juga ada persiapan PON, September atlet sudah mulai datang. Desember kita siapkan untuk Natal,” jelasnya.

Ketua Panitia Konferensi, Willem Wandik setuju. Menurutnya lebih cepat diselenggarakan lebih baik. Ia tidak ingin kegiatan tertinggi di tingkat Sinode Kingmi ini tertunda lagi.

Menurutnya, fasilitas di Timika sudah memadai. Ia mengusulkan pelaksanaannya di tanggal 26 sampai 29 Juli.

“Jadi panitia masih punya waktu satu bulan untuk persiapkan semuanya. Kegiatannya akan dilaksanakan di hotel secara online,” katanya.

Meski diusulkan paling lambat bulan depan, namun keputusan ini tetap disesuaikan dengan keputusan Pemprov Papua mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 sekarang. Jika Pemprov memutuskan lockdown maka panitia kata Willem akan tetap mengikuti kebijakan itu.

“Kalau dilarang melakukan kegiatan yah kita ikuti,” katanya. (Anti Patabang)