Lama Absen, Kompetisi Sepak Bola Usia di Mimika Kembali Digelar
Pertandingan Sepak Bola Usia Dini Christmas Soccer Competitiom 2021 di Stadion Wania Imipi, Sabtu (11/12/2021) sore. Foto: Fachruddin Aji/papua60detik
Pertandingan Sepak Bola Usia Dini Christmas Soccer Competitiom 2021 di Stadion Wania Imipi, Sabtu (11/12/2021) sore. Foto: Fachruddin Aji/papua60detik

Papua60detik - Gemuruh sorak-sorai kembali terdengar dari satu-satunya stadion sepak bola di Kabupaten Mimika, Stadion Wania Imipi, Sabtu (11/12/2021). Sorak demikian memang sudah lama tak terdengar.

Suara riuh tersebut datang orang tua yang sedang mendukung putra mereka mengikuti kompetisi sepak bola usia dini "Chirstmas Soccer Competition 2021".

Senyum tampak terus terlihat dari wajah pemain yang sedang berlaga, seolah mereka adalah pemain sepak bola profesional layaknya Messi atau Cristiano Ronaldo.

Kaki-kaki mereka tetap lincah menendang maupun menggiring si kulit bundar meskipun di atas lapangan yang rumputnya tak hijau lagi, serta tekstur tanah berpasir dan berkerikil.

Aksi anak-anak tersebut acap kali membuat penonton berteriak karena tendangan yang harusnya menjadi gol malah melenceng ke arah kanan gawang.

Kompetisi usia muda gagasan Asosiasi Kabupaten PSSI Mimika tersebut diikuti 25 tim yang terbagi menjadi dua kategori kelompok umur yakni 10- 12 dan 13-15 tahun.

"Turnamen ini sendiri merupakan program dari Komite Pembinaan usia dini Askab PSSI Mimika," ujar Ketua Panitia Turnamen J P Maturbongs dalam pembukaan yang digelar, Sabtu (11/12/2021) sore.

Ia menambahkan digelarnya kompetisi usia muda tersebut diharapkan dapat memupuk bibit pemain sepak bola muda yang handal di Mimika.

Senada Ketua Asosiasi Kabupaten PSSI Mimika Michael R Gomar mengatakan meskipun pelaksanaan kompetisi sepak bola usia dini (usia muda) dari 10-15 tahun ini dilakukan dengan persiapan waktu yang sangat singkat, karena dilaksanakan jelang Natal, namun Ia mengapresiasi pihak panitia pelaksana yang seluruhnya adalah pengurus Askab PSSI.

"Kompetisi ini adalah ajang untuk merekrut, membina, mendapatkan bibit-bibit unggul, talenta sepak bola yang ada di klub Kabupaten Mimika. Dari kompetisi ini hasilnya akan dilihat oleh Askab PSSI untuk mencari para pemain unggul dalam pembinaan usia muda," katanya.

Gomar berharap kompetisi tidak hanya akan dilaksanakan saja tahun ini, tetapi berkesinambunhan, sehingga pemain muda yang telah terbina dapat diseleksi untuk menjadi kerangka tim Persemi Mimika mengarungi Liga 3, 2 bahkan 1 Indonesia.

"Supaya pada saat ada turnamen baik Liga 3 Papua, Liga 1, kompetisi di luar dan dalam daerah kita sudah punya pemain terbaik yang membawa nama Persemi," tutupnya. (Fachruddin Aji)