Laporan Situasi Jila: Perempuan Disandera dan Dibunuh Kelompok Bersenjata
satu orang warga mengalami luka tembak pada bagian perut hingga meninggal dunia di Jila. Foto: Istimewa
satu orang warga mengalami luka tembak pada bagian perut hingga meninggal dunia di Jila. Foto: Istimewa
Papua60detik — Terjadi eskalasi situasi keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sebuah laporan menyebutkan sejumlah perempuan disandera oleh kelompok bersejata di distrik wilayah pegunungan tersebut.

Informasi tersebut dilaporkan warga ke Koramil 1710-05/Jila pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIT.

Salain itu, satu orang warga mengalami luka tembak pada bagian perut hingga meninggal dunia. Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani prosesi adat pembakaran atau kremasi.

Satu warga lainnya dilaporkan sempat dibuang ke jurang. Korban mengalami patah kaki, namun berhasil dievakuasi oleh masyarakat dan dibawa ke Kampung Pilikogom, Distrik Jila, untuk mendapatkan penanganan.

Hingga kini, keberadaan sembilan perempuan yang diduga masih disandera kelompok bersenjata belum diketahui.

Aparat keamanan masih melakukan pemantauan dan berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan para korban serta memastikan kondisi keamanan masyarakat di wilayah tersebut.

Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Teuku Jozanda saat dikonfirmasi mengatakan masih melakukan investigasi peristiwa di Jila.

"Nanti saya kabari, saat ini kami sedang lakukan investigasi," ujarnya dikonfirmasi.

Diberitakan sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM menyerang pos kemanan di Jila tepat di hari kemerdekaan  RI, 17 Agustus 2026. 

Serangan itu mengakibatkan tiga prajurit TNI terluka dan satu di antaranya meninggal dunia. Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto mengatakan serangan itu dilakukan oleh KKB Kodap III Ndugama. (Eka)