MKKS SMK Mimika Bantah Tudingan Pembukaan Belajar Tatap Muka
Papua60detik - Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, John Lemauk membantah keras tuduhan Pemkab Mimika yang mengatakan SMA-SMK telah membuka proses belajar tatap muka di kelas.
Dengan tegas ia mengatakan, sekalipun SMA-SMK sudah dialihkan ke Dinas Pendidikan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, namun mereka tetap tunduk pada aturan Pemkab dimana sekolah berdiri.
“Kami tidak ada belajar tatap muka. Kami juga punya etika tahu pemerintah belum mengizinkan ada tatap muka. Walaupun di tempat lain sudah ada yang tatap muka, bahkan dari pusat juga awalnya itu bahwa tatap muka dilakukan tapi kembali kepada daerah masing-masing, kami pun sama tetap ikuti apa aturan pemerintah daerah,” tegasnya saat ditemui Papua60detik di ruang kerjanya, Rabu (26/1/2021).
Ia mengakui memang ada siswa yang datang ke sekolah, namun itu bukan untuk belajar tatap muka melainkan mengambil modul bagi siswa yang memilih metode belajar offline.
Siswa-siswa ini adalah siswa yang sudah tidak sanggup membeli data internet karena sudah hampir satu tahun belajar dari rumah, sehingga sekolah menyiapkan modul.
“Lalu nanti kalau dia selesaikan tugas di rumah, yah dia harus bawa kumpul lagi ke sekolah. Nah ini yang orang-orang lihat dan bilang kalau kami sudah buka belajar tatap muka padahal tidak. Mereka hanya datang ambil dan kumpul tugas,” ungkap Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Mimika ini.
Selain mengambil dan mengumpulkan tugas, siswa lain yang mungkin datang ke sekolah adalah siswa khusus kelas 12 yang datang sekedar bimbingan untuk mempersiapkan diri mengikuti praktek dan ujian di Maret mendatang.
Namun mereka pun kata John, tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Pertemuannya hanya sebentar dan bukan belajar tatap muka.
“Tapi untuk tatap muka siswa belajar sekali lagi dengan tegas saya mengatakan bahwa itu tidak benar,”
Ia kembali menegaskan 24 SMK dan 20 SMA di Kabupaten Mimika tetap mengikuti aturan pemerintah sekalipun sudah banyak orang tua yang mengharapkan sekolah bisa membuka belajar tatap muka. (Anti Patabang)