Penamatan Siswa SATP, Kepsek Pesan Pertahankan Karakter Disiplin
Penamatan siswa SATP, Rabu (22/5/2024). Foto: Martha/ Papua60detik
Penamatan siswa SATP, Rabu (22/5/2024). Foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) yang dikelola Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) menggelar penamatan siswa jenjang SD dan SMP di Sporthall SATP, Rabu (22/5/2024).

Sekolah milik Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) itu menamatkan 44 siswa tingkat SD dan 133 siswa SMP.

"Nasehat demi nasehat selama ini yang sudah kalian dapat, buatlah itu menjadi satu memori yang sangat berharga. Belajarlah dari semua hal yang kalian sudah dapat di sini untuk bekal kalian keluar," pesan Kepala SATP, Johana Tnunay.

Johana melanjutkan, lingkungan SATP telah membentuk, membina dan mendidik siswa oleh guru-guru hebat. Sudah seharusnya siswa tidak menyia-nyiakan apa yang telah diajarkan.

"Tanamkan itu dan secara konsisten kalian lakukan karena orang berhasil bukan karena dia pintar tapi orang berhasil karena campur tangan Tuhan dan juga kedisplinan. Kalian boleh kembali ke orang tua tapi karakter disiplin harus tetap dipegang," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan & Pembinaan, Oktavianus Vic Rori mengatakan, momen penamatan bukanlah sebuah seremonial belaka, tetapi memiliki makna mendalam tentang proses penyelenggaran pendidikan dan pembinaan yang bermartabat menuju terciptanya kompetensi lulusan yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan. 

"Kita bersama-sama meyakini bahwa pekerjaan tim dalam membangun sistem di SATP ini benar-benar bermutu sehingga menghasilkan pendidikan dan pembinaan yang berkualitas dalam komunitas belajar Sekolah Asrama Taruna Papua," kata Oktavianus.

Lanjutnya, siswa SD angkatan ke-10 dan SMP angkatan ke-8 telah mengukir kenangan-kenangan yang baik.

"Pengalaman belajar dan dididik di SATP adalah pengalaman yang paling baik, kiranya menjadi bekal untuk kalian semua, untuk menciptakan masa depan," ucapnya.

Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Stanislaus Laiyan mengingatkan, kesempatan itu hanya datang sekali saja. Ia berharap para siswa ingat bahwa masa depan masih panjang.

"SMP masuk SMA itu sudah dewasa jadi jangan salah gunakan kesempatan dengan pergaulan yang salah. Tetap lanjutkan pendidikan dan gapai cita-cita setinggi-tingginya," pesannya. (Martha)