Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Dukung Asta Cita Swasembada Pangan, Penuhi Kebutuhan BBM Subsidi Bagi Petani Merauke
Papua60detik– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk mendukung program Food Estate Merauke yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) serta Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.
Program Food Estate Merauke yang digagas sejak 2024 menargetkan pembukaan lahan pertanian seluas 1 juta hektare. Saat ini tahap awal sudah berjalan dengan penggarapan 60 ribu hektare dan didukung ratusan alat serta mesin pertanian. Untuk memastikan kelancaran operasional, Pertamina menyalurkan BBM subsidi langsung kepada petani dengan mekanisme khusus melalui rekomendasi Dinas Pertanian dan sistem barcode Xstar.
Baca Juga: Bakal Diresmikan Menkop, Koperasi Merah Putih di Atuka Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
“Supaya BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran membantu petani, kami menggunakan data rekomendasi serta barcode Xstar dari Dinas Pertanian. Dengan begitu, kebutuhan BBM bagi petani dapat terverifikasi lebih cepat dan akurat,” jelas Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, di Merauke, Rabu (1/10/2025).
Saat ini, Pertamina telah menunjuk 10 SPBU di Merauke untuk melayani petani yang terdaftar dalam sistem Xstar. Seiring peningkatan target lahan tambahan seluas 5–6 ribu hektare, Pertamina juga tengah mengkaji penambahan 3 SPBU baru untuk menjamin ketersediaan BBM subsidi.
“Kami diberi amanah menyalurkan BBM subsidi agar petani dapat dengan mudah menggarap lahan dan mendukung cita-cita swasembada pangan. Dengan dukungan Dinas Pertanian serta SPBU khusus bagi petani, kami harap distribusi BBM bersubsidi bisa berjalan lancar dan tanpa hambatan,” tambah Awan.
Sementara itu, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Dr. Oeng Anwarudin, S.Pt., M.Si., yang menjadi penanggung jawab program swasembada pangan di Papua Selatan, menjelaskan bahwa aplikasi Xstar dari BPH Migas menjadi instrumen utama untuk menjaga transparansi distribusi.
“Seluruh pelayanan sudah berbasis aplikasi. Rekomendasi yang diterbitkan OPD dilengkapi barcode, kemudian discan di SPBU untuk diverifikasi. Sistem ini memastikan kuota sesuai kebutuhan, harga tetap terjangkau, dan distribusi lebih transparan,” tegas Oeng.
Dengan dukungan Pertamina melalui penyaluran BBM bersubsidi yang tepat sasaran, diharapkan program Food Estate Merauke mampu menjadi motor penggerak kemandirian pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia. (Jamal)