PPL di SATP Rampung, 7 Mahasiswa Universitas Katolik De La Salle Balik ke Kampus
Papua60detik - Tujuh mahasiswa penerima beasiswa YPMAK Jurusan PGSD Universitas Katolik De La Salle Manado telah merampungkan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Asrama Taruna Papua (SATP)
Setelah dua bulan PPL di SATP tujuh mahasiswa tersebut ditarik kembali oleh pihak kampus. Penarikan secara resmi berlangsung di SATP, Jumat (18/11/2022).
Rektor Universitas Katolik De La Salle, Prof Dr Johanis Ohoitimur menyebut mahasiswa penerima beasiswa YPMAK berjumlah 92 orang. Tujuh mahasiswa yang menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru SD, mengikuti PPL di SATP yang menjadi sekolah binaan YPMAK sendiri.
“Mereka di sini dari penerima program beasiswa YPMAK, yang lain PPL di Manado. Direncanakan mereka akan direkrut menjadi guru SD di SATP ini,” ujarnya.
Kepala Sekolah SATP Johana Tnunay dalam sambutanya mengapresiasi Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) yang telah mendukung kegiatan ini dan pihak Universitas Katolik De La Salle karena telah mempercayakan SATP mendidik mahasiswa untuk PPL.
"Kami berharap kalian bisa kembali ke sini, karena memberi dampak positif bagi anakds-anak di sekolah ini,” ungkapnya Yohana selaku Kepala Sekolah SATP
Wakil Kepala Perwakilan Bidang Pendidikan dan Pembinaan YPL-SATP, Oktavianus V Rori juga menyebut para mahasiswa PPL ini dikelas kecil yakni kelas 1-3 SD, terlibat bukan saja dikegiatan reguler tapi pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di luar kelas.
Kepala Divisi Pendidikan YPMAK, Very Magai Uanmang Dengan adanya kebutuhan SDM di Timika dan Papua pada umumnya adalah tenaga guru dan Kesehatan, maka YPMAK bekerja sama dengan mitra dengan Universitas Katolik De La Salle dikhususkan untuk tenaga guru.
“Setelah selesai dari sini, adik-adik punya hati yang besar untuk menolong sesama, menolong adik-adik yang ada di pesisir dan pedalaman, lebih fokus untuk menjadi tenaga pendidik,” ungkapnya.
Junius Kogoya, mewakili mahasiswa angkatan 19 Universitas Katolik De La Salle mengapresiasi sponsor merek yakni YPMAK. Setelah rampung PPL, ia mengaku bangga dan termotivasi untuk menerapkan ilmunya ke depan.
“Harapannya setelah selesai perkuliahan bisa kembali ke SATP dan membuktikan bisa memajukan tanah Amungsa dan Tanah Kamoro,” pungkasnya. (Faris)