Prof Yohanes Surya Datangkan 70 Trainer Terbaik di Sentra Pendidikan Mimika
Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito bersama Prof. Yohanes Surya melaunching program metode gasing di Sentra Pendidikan Mimika, Foto: Faris/ Papua60detik
Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito bersama Prof. Yohanes Surya melaunching program metode gasing di Sentra Pendidikan Mimika, Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito berkolaborasi dengan Prof Yohanes Surya dan PT Freeport Indonesia menggelar program pelatihan metode Gampang, Asik, dan Menyenangkan (Gasing).

Prof Yohanes Surya merupakan seorang fisikawan dan pendidik terkemuka Indonesia. Dalam program ini, sebanyak 70 trainer terbaik dihadirkan langsung untuk melatih para guru dan siswa di Sentra Pendidikan Mimika. Metode Gasing ini diharapkan dapat mengembangkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah tersebut.

Pj Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, menyampaikan bahwa program ini merupakan pilot project yang akan berlangsung selama 20 hari. Dalam jangka waktu tersebut, pelatih akan melakukan transfer pengetahuan kepada guru-guru agar mereka mampu menerapkan metode Gasing dalam pengajaran sehari-hari. 

“Kami berharap, setelah melatih 1.100 anak dalam tahap awal ini, ke depan kami bisa menjangkau 44.000 anak di Kabupaten Mimika,” kata Valentinus saat melaunching metode Gasing di Sentra Pendidikan, Senin (28/10/2024).

Gasing merupakan metode belajar matematika yang sederhana, menyenangkan, dan efektif, mengajarkan siswa dasar-dasar operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan cara yang lebih mudah dipahami. Metode ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa, terutama dalam berhitung cepat dan akurat. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka agar lebih aktif di kelas dan tidak lagi merasa minder.

Valentinus mengatakan, mencapai target 44.000 siswa, penting peningkatan kompetensi guru sebagai langkah awal untuk menjamin keberlanjutan program ini.

 "Seluruh guru yang ada di sini akan mendapatkan transfer knowledge dari pelatih-pelatih yang dibawa oleh Prof Yohanes. Dengan demikian, para guru ini akan dapat menyebarkan metode yang sama kepada siswa lainnya di sekolah-sekolah yang tersebar di Mimika," tambahnya.

Prof. Yohanes Surya, pencetus metode Gasing, menyampaikan bahwa program ini hadir dengan keyakinan, tidak ada anak yang bodoh. Menurutnya, selama ini tantangan utama dalam pembelajaran matematika di Indonesia adalah metodenya yang kurang tepat. 

“Selama ini metodenya kurang tepat, sehingga anak-anak belajar terasa sulit. Dengan metode Gasing, anak belajar dalam suasana menyenangkan, bernyanyi, bermain, dan tertawa. Hasilnya, mereka dapat menyerap materi dengan cepat dan efektif,” jelas Yohanes.

Selama 20 hari ke depan, ia menjamin siswa akan mampu memahami dasar-dasar operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Ia berharap, dengan pelatihan ini, para guru di Mimika dapat melanjutkan pembelajaran Gasing kepada siswa lain hingga mencapai target seluruh anak di Mimika.

 "Kami ingin Sentra Pendidikan Mimika menjadi pusat pembelajaran Gasing di Papua. tak hanya di Mimika, tetapi juga di daerah-daerah lain di Papua." katanya (Faris)