Ribuan Warga Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam di Timika
perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di lapangan pasar lama, foto: Martha/ Papua60detik
perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di lapangan pasar lama, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Suasana perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Mimika berlangsung meriah. Lebih dari 8.000 peserta ambil bagian dalam pawai ta’aruf yang start dan finish di lapangan Pasar Lama Timika, Selasa (16/06/2026).

Pawai ta'aruf tahun ini dimeriahkan pembagian berbagai doorprize, mulai dari sepeda motor, kulkas, mesin cuci, sepeda hingga spring bed yang disiapkan untuk peserta melalui sistem undian terbuka.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika, Joko Prianto, mengatakan pergantian tahun hijriah menjadi kesempatan bagi umat Islam melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan. 

Joko berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi awal yang membawa semangat baru bagi masyarakat. 

Menurutnya, setiap insan perlu menjadikan momen ini sebagai kesempatan memperbaiki diri, meninggalkan hal-hal yang kurang baik, serta memperbanyak amal dan tindakan positif demi kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

"Ini bukan sekadar ajang perayaan Tahun Baru Islam, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan masyarakat. Apabila ada perbuatan buruk yang pernah dilakukan, semoga dapat kita tinggalkan dan diganti dengan perbuatan-perbuatan yang lebih baik," ujar Joko.

Menurutnya, tujuan lain dari pawai ta'aruf adalah membangun interaksi dan silaturahmi antara masyarakat dengan para pemimpin daerah, serta mempererat hubungan antara umat Muslim dan non-Muslim yang hidup berdampingan di Mimika.

"Kegiatan ini juga menjadi wujud ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Dengan bersatu dan saling mendukung, kita dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kesejahteraan dan kemajuan Kabupaten Mimika," terangnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, mengaku bangga melihat antusiasme ribuan masyarakat yang turut ambil bagian dalam perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. 

Ia menegaskan pawai Ta'aruf bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari syiar Islam yang memiliki makna penting dalam memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Mimika.

Semangat hijrah yang menjadi inti peringatan Tahun Baru Islam hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berubah ke arah yang lebih baik, baik dalam pola pikir, sikap maupun perilaku.

"Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong masih terus hidup dan terpelihara dengan baik di tengah masyarakat kita. Mari kita bersama-sama menjaga Mimika sebagai daerah yang aman, damai, harmonis," harapnya. (Martha)