Anggota DPRK Mimika Dorong Pembangunan Pabrik Pakan Ternak Tingkatkan PAD
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno, foto: Marth/Papua60detik
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno, foto: Marth/Papua60detik

Papua60detik - Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Mariunus Tandiseno mengatakan menegaskan upaya peningkatan PAD bukan hanya tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ia meminta OPD tak hanya jadi pengguna anggaran, tapi juga mampu menghasilkan pendapatan bagi daerah. Ia menyarankan, setiap OPD menggali potensi PAD di instansi masing-masing.

"Carikan solusi supaya anggaran yang ditetapkan ini dengan anggaran belanja itu seimbang. OPD-OPD harus menggali potensi yang mereka punya, jangan hanya tahu membelanjakan. Sebenarnya mereka punya, intinya kolaborasi OPD satu dengan yang lain," ujarnya usai menghadiri forum diskusi bertajuk Bapenda dari masa ke masa, Jumat (31/07/2026). 

Menurut Mariunus, sektor peternakan  berpeluang meningkatkan PAD sekaligus menekan biaya produksi melalui pengembangan industri pakan ternak berbahan baku lokal. Di Timika harga pakan bisa mencapai Rp600 ribu per sak. 

Katanya, Komisi II terus mendorong agar rencana pembangunan pabrik pakan ternak dapat segera direalisasikan. Pakan berbahan baku lokal akan membantu PAD, sekaligus memudahkan peternak.

"Di Mimika, harga pakan mencapai Rp600 ribu per sak. Mereka bisa saja buat pakan di sini, tetapi harus pikirkan juga bahan bakunya dari lokal seperti ubi. Kalau datangkan dari luar, kan sama saja," tambahnya. (Martha)