Satu Tahun BDR, Jeni Usmani Akui Tak Maksimal
Papua60detik - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Jeni O Usmani mengakui proses belajar dari rumah (BDR) baik online maupun offline yang sudah berlangsung selama satu tahun lebih tidak maksimal.
“Jadi memang tidak maksimal, tapi kembali lagi yang paling utama anak sehat dulu,” katanya, Senin (3/5/2021).
Pendidikan menurutnya, bukan hanya soal bagaimana mentransfer pengetahuan kepada anak. Tidak kalah penting adalah pembentukan sikap dan karakter anak, seperti etika dan sopan santun.
Meski BDR belum maksimal, Jeni tetap mengapresiasi para guru dan juga orang tua siswa yang sudah berusaha memaksimalkan proses belajar ini.
“Kalau dibilang bahwa berhasil atau tidak, itu relatif. Tapi untuk dari sisi pendidikan, pendidikan itu memang inkluded dengan pengajaran,” jelasnya.
Ia berharap, sekolah di tahun ajaran baru ini sudah kembali ke proses belajar tatap muka. Persiapan sudah mulai dilakukan.
Jeni melihat pembelajaran tatap muka khusus kelas VI dan IX yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan ini berjalan dengan baik. Tidak ada laporan siswa yang terkonfirmasi covid-19.
“Puji Tuhan tidak. Karena kalau misalnya ada langsung kita stop,” tegasnya.
Rencana kembali belajar tatap muka akan tetap disesuaikan dengan situasi. Jika tiba-tiba kasus covid-19 kembali melonjak maka Disdik akan tetap menerapkan BDR.
“Tinggal kita lihat kalau memang pandemi sudah mulai bisa ditekan karena ada vaksin dan lain sebagainya. Kita bisa melakukan tatap muka tetapi tetap memperhatikan prokes. Jadi pakai masker, jaga jarak,” tutupnya. (Anti Patabang)