Sekolah Dapat Lampu Hijau Belajar Tatap Muka
Papua60Detik - Pembelajaran tatap muka khususnya jenjang SMK dan SMA sudah dapat lampu hijau dari pemerintah.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Mimika John Lemauk mengatakan pemerintah telah mengizinkan sekolah untuk melaksanakan tatap muka dengan catatan semua guru dan sudah divaksinasi covid-19.
"Lampu hijau sudah ada untuk melakukan tatap muka dengan berbagai catatan salah satunya kapasitas siswa dengan 20 sampai 50 persen. Tapi ada konsekuensi juga untuk tatap muka ini, kami dari kepala sekolah tidak bisa menyuruh anak tatap muka kalau belum ada persetujuan orang tua,” ungkapnya saat ditemui wartawan di Kampus Politeknik Amamapare, Rabu (25/8/2021).
Menurutnya, orang tua harus menandatangani kesepakatan yang menyebutkan memberikan izin kepada anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka.
"Supaya kalau ada apa-apa terjadi tinggal menunjukkan bukti bahwa mereka setuju, jadi ada sekitar 50 persen orang tua yang mau menandatangani dan 50 persen yang tidak mau menandatanganinya," tuturnya.
Rencananya awal September mendatang tatap muka khusus SMA/SMK akan dilaksanakan. Apalagi, semua guru di sekolah SMA/SMK sudah divaksin. Petugas Puskesmas yang langsung mendatangi sekolah memvaksin guru.
"Tinggal siswanya yang belum," imbuhnya.
Persiapan sekolah khususnya simulasi Prokes, kata John sudah sejak tahun lalu. Dinas Kesehatan juga menurunkan Pokja Prokes. Bahkan semua sekolah sudah punya SK. Alat pengukur suhu, tempat cuci tangan pun sudah disiapkan.
“Jumlah total sekolah di Mimika ini ada 43 yang terdiri dari 19 SMA dan 24 SMK. Jadi tatap muka, mengacu Prokes termasuk di dalamnya membuat komitmen perjanjian dengan orang tua yang setuju anaknya tatap muka itulah yang diatur oleh sekolah. Kalau tidak mau, maka siswa itu tetap mengikuti pembelajaran secara online,” tutupnya. (Fachruddin Aji)