SMA Santa Maria Raih Juara Lomba Cerdas Cermat Sadar Hukum 2023
Foto bersama peserta lomba Cerdas Cermat Sadar Hukum dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika Foto: Faris/Papua60detik
Foto bersama peserta lomba Cerdas Cermat Sadar Hukum dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika Foto: Faris/Papua60detik

Papua60Detik- SMA Santa Maria Timika kembali menjuarai lomba cerdas cermat sadar hukum tingkat SMA/SMK se Kabupaten Mimika yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Hukum di Hotel Horison Ultima Timika, Sabtu (20/5/2023).

Ini merupakan tahun kedua Bagian Hukum  Setda Mimika menggelar lomba cerdas cermat. Ditahun 2022 lalu, SMA Santa Maria juga terpilih sebagai juara. Untuk tahun ini, juara 2 diraih SMA Negeri 6 sedangkan juara 3 diraih SMA Negeri 1 Mimika. 


Kabag Hukum Setda Mimika, Jambia Wadan Sao saat menutup lomba mengapresiasi para peserta yang menurutnya tahun ini lebih antusias dan bersemangat. 


Jambia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bagi para siswa tentang hukum di Indonesia serta ikut mensosialisasiknnya di lingkungan sekitar.


"Dari lomba ini diharapkan siswa-siswi akan menyampaikan informasi secara berkelanjutan mengenai hukum agar  memahami substansi hukum baik yang dibuat oleh pemerintah pusat dalam bentuk undang-undang maupun yang dibuat oleh pemerintah daerah dalam bentuk peraturan daerah,"  ujar Jambia.


Dikesempatan yang sama, Kabid Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Papua, Ruben K Samai mengatakan, Kabupaten Mimika akan di rekomendasikan untuk mengikuti lomba sadar hukum atau keluarga sadar hukum tingkat Nasional pada tahun 2026.


"Tahun 2026 akan diadakan lomba sadar hukum atau keluarga sadar hukum tingkat Nasional dan menurut pengamatan kami, Kabupaten Mimika telah melaksanakan tahapan-tahapan kegiatan ini sampai 2026. Apabila provinsi yang lain atau kabupaten/kabupaten kota yang lain tidak melaksanakan kegiatan ini, maka kami akan menyampaikan kepada pimpinan untuk merekomendasikan Kabupaten Mimika untuk mewakili Provinsi Papua pada tahun 2026," ujar Ruben. (Faris)