STIKES Persada Nabire Wisuda 23 Lulusan S1 Gizi
Papua60detik - Sekolah Tinggi Kesehatan STIKES Program Studi Gizi Strata satu S1 menggelar sidang senat terbuka wisuda angkatan ke-lll pada 23 lulusan mahasiswa. di Auditorium RRI Jalan merdeka, Karang Mulia, Nabire, Papua Tengah, Kamis (21/5/2026).
Tampak hadir dalam sidang Senat Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV wilayah Papua dan Papua Barat Suriel Semuel Mofu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah dr. Agus, Bupati Nabire Mesak Magai dan orang tua wali wisudawan serta tamu undangan simpatisan.
Ketua STIKES Persada Nabire Nur Indah Fitriana Ibrahim menyebut 23 orang lulusan program studi Sarjana Gizi Strata satu S1 dengan resmi mendapat gelar S.GZ atau Nutrisionis.
"Kepada para wisudawan dan wisudawati kami ucapkan banyak terima kasih sudah memilih STIKES Persada Nabire sebagai tempat menimbah sebagai ilmu, menabung pengalaman, mengukir memori, melatih skill dan pemahaman, sudah mau membeli situasi, situasi yang mendorong untuk belajar, berjejaring, berdiskusi, dan bergerak tentang pentingnya proses pembelajaran serta bentuk pengorbanan dan perjuangan untuk pendidikan yang lebih baik," ucapnya.
Katanya, Proses ini menjadi bukti nyata bahwa bukan tentang siapa yang paling cepat, siapa yang paling hebat, atau siapa yang paling pintar dan juga unggul. Namun, menurutnya, ini tentang siapa yang mau bertahan dan berjuang untuk selesai hingga semua memperoleh gelar sebagai seorang sarjana.
"Untuk para wisudawan dan wisudawati, berkaryalah dan melayanilah dengan berbekal ilmu dan hati yang tulus, karena gelar di belakang namamu tidak berguna jika kau tidak membantu dan menolong sesamamu dengan hati," katanya.
Di kesempatan sama, Ketua Yayasan STIKES Persada Nabire, Adhi Hilardi, menyatakan wisuda bukan hanya tentang menerima ijazah, tetapi tentang lahirnya insan-insan kesehatan yang siap mengabdikan ilmu dan hati bagi masyarakat.
"Hari ini kita tidak hanya meraih keberhasilan individu, tetapi juga meraih sebuah harapan besar bagi masa depan kesehatan di Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah," katanya.
Ia menyebut, STIKES Persada Nabire tidak hanya hadir untuk mencetak lulusan, tetapi hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat di Papua Tengah. Menurutnya, saat ini STIKES Persada Nabire memiliki tiga program studi yaitu program studi S1 Gizi, S1 Administrasi Kesehatan, dan S1 Kesehatan Lingkungan.
"Ketiga, program studi yang sangat strategis, yang sangat penting dan program studi ini bukan sekadar pilihan akademik, tetapi merupakan pilar penting dalam pembangunan kesehatan daerah. Program studi S1 Gizi memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui perbaikan status gizi," katanya.
Oleh sebab itu, kata dia, STIKES Persada Nabire memiliki tanggung jawab yang besar untuk terus melahirkan lulusan yang terbaik, Tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, karakter yang kuat, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Sebagai Yayasan Pendidikan Persada Nabire, kami percaya bahwa kemajuan Papua Tengah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
Menurutnya, pendidikan kesehatan menjadi salah satu kunci penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan juga sejahtera.
"Jadilah pribadi yang mampu hadir, bukan hanya sebagai pekerja, tetapi sebagai pelayan masyarakat," pesannya.n (Elia Douw)