Stok Beras Bulog Timika Aman hingga Desember
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Dedy Wahyudi, foto: Martha/Papua60detik
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Dedy Wahyudi, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Perum Bulog KCP Timika memastikan stok beras masih mencukupi hingga bulan Desember.

Kepala Perum Bulog KCP Timika, Dedy Wahyudi  mengatakan stok beras di dalam gudang sebanyak 1.261 ton serta dalam proses pengiriman sekitar 1.708 ton. Sehingga total stok beras mencapai 2.970 ton. 

"Itu sampai Desember cukup. Kami juga mendapatkan peluang baru pengiriman dari Sulawesi dan Jawa Timur sebanyak 4000 ton, yang harus kita terima di tahun ini. Nanti dengan pergerakan stok, totalnya di akhir tahun kita akan kuasai stok kurang lebih 3.500 ton," terang Yudi saat diwawancarai, Jumat (03/10/2025). 

Dedy mengaku belum ada kenaikan harga beras hingga saat ini. HET beras SPHP yang dijual pengecer ke konsumen masih dengan harga Rp13.500. Sementara harga beli dari Perum Bulog Rp11.900 sesuai keputusan dari Bappanas. 

Ia mengingatkan agar pengecer yang menjadi mitra Perum Bulog Mimika tidak menjual beras SPHP di atas harga yang ditetapkan. Pengecer juga harus menjual beras ke masyarakat. Apabila ada temuan di lapangan yang menyalahi aturan, maka Mitra akan mendapatkan sanksi. 

"Kalau dia sudah jual bukan ke konsumen berarti dia sudah menyalahi aturan. Kalau kita temukan, akan kita berikan teguran dan kalau masih ditemukan lagi maka kita berikan tindakan memutuskan dia menjadi Mitra," pungkasnya. (Martha)