Tes Doping, Dinkes Mimika Kirim 156 sampel atlet ke Qatar
Koordinator Bidang Kesehatan PB PON XX Papua Sub Mimika, Ryenold Ubra, dalam konferensi pers, Kamis (14/10/2021). Foto: Fachruddin Aji/papua60detik
Koordinator Bidang Kesehatan PB PON XX Papua Sub Mimika, Ryenold Ubra, dalam konferensi pers, Kamis (14/10/2021). Foto: Fachruddin Aji/papua60detik

Papua60detik – Bidang Kesehatan PB PON XX Papua Sub Mimika mengambil sampel 156 atlet dan sudah dikirim langsung ke 

Lembaga Doping Internasional di Doha, Qatar, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Doping kontrol ini merupakan salah satu fokus terpenting bidang kesehatan dalam  penyelenggaraanPON Papua.

Koordinator Bidang Kesehatan PB PON XX Papua Sub Mimika, Ryenold Ubra, mengatakan atlet yang menyelesaikan pertandingan dan mendapatkan medali harus menjalani pemeriksaan doping.

“Sudah ada gelombang pertama spesimen yang dikirim untuk diperiksa di Lembaga  DopingInternasional yang berasal dari Doha, Qatar dan mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama hasilnya sudah keluar. Harapan kita tentu PON Papua harus bebas doping,” katanya dalam press conferece, Kamis (14/10/2021).

Selain pemeriksaan doping, Bidang Kesehatan juga fokus pada beberapa aspek selama PON, di antaranya pelayanan kesehatan dan kegawatdaruratan. 

Untuk layanan ini, sebanyak 25 tim ditempatkan di setiap venue atau medical station Klaster Mimika. Tim itu terdiri dari dokter umum dan staf paramedis yang bersertifikat. 

Untuk pasien rujukan, Bidang Kesehatan menyiapkan tiga rumah sakit yakni RS Mitra Masyarakat, RSUD Mimika dan Klinik Kuala kencana. Di sekitar akomodasi kontingen, juga disiapkan poliklinik.

Menurut Reynold, berdasarkan catatan selama PON, tim kesehatan mendapat kunjungan atau melayani 1.034 orang yang didominasi kunjungan di poliklinik. (Fachruddin Aji)