World Environment Day 2024, PT Freeport Tegaskan Komitmen Pelestarian Lingkungan Hidup
Expo Environment Day dibuka secara langsung oleh Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development and Community Relation PTFI, Claus Wamafma. Foto: Faris/ Papua60detik
Expo Environment Day dibuka secara langsung oleh Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development and Community Relation PTFI, Claus Wamafma. Foto: Faris/ Papua60detik

Papua60detik - Puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar World Environmental Day Expo 2024 selama tiga hari, dari 5 sampai 7 Juli 2024 di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah. 

Ketua Panita  Hari Lingkungan Hidup Sedunia PTFI Tomas Hendro Sowe mengatakan penyelengaraan Expo Environment Day 2024 merupakan Kolaborasi antara PTFI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

Adapun rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain; Aksi penanaman pohon di area Tambang Grassberg pada 15 Mei, aksi penanaman pohon bersih kota dan demo kompos di Jalan WR Supratman, berbagai lomba, aksi bersih kota hingga pelepasliaran satwa.

Pada World Environmental Day Expo 2024 yang jadi puncak kegiatan, PTFI menggelar car free day, parade kendaraan ramah lingkungan dan talk show. Di lokasi expo terdapat 37 stand dan pangung hiburan dengan menghadirkan artis papan atas Indonesia.

“Perlu diinformasikan dalam kegiatan Expo ini tidak diperbolehkan penggunaan minuman kemasan plastik. Kepada kepada setiap peserta pameran maupun pengunjung untuk membawa botol minuman (tumbler) masing-masing karena panitia hanya menyiapkan air minum isi ulang,” kata Tomas.

Pameran Expo Environment Day dibuka oleh Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development and Community Relation PTFI, Claus Wamafma.

Claus mengatakan perayaan tahun ini untuk kembali mengingatkan semua elemen mayarakat bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Urusan  lingkungan hidup katanya tidak bisa hanya dilakukan hanya satu orang atau sekelompok orang dan tidak hanya menjadi urusan pemerintah.

“Lewat perayaan ini ingin menyampaikan pesan yang sama, bahwa urusan lingkungan ini urusan semua termasuk kami di PT Freeport Indonesia,” kata Claus 

PTFI pada tahun 2030 menargetkan penurunan emisi rumah kaca sebesar 30 persen dari total emisi yang dihasilkan oleh PTFI.

“Dan pencapaian tahun lalu sebesar 20 persen,” sebut Claus.

Mewakili Pemda Mimika, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengajak semua warga meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata serta berkolaborasi dalam melindungi dan melestarikan lingkungan hidup dan makluk hidup di bumi, khususnya di Kabupaten Mimika

Lanjut Yoga, pameran ini menjadi kesempatan dan sarana memperkenalkan berbagai upaya dan tindakan nyata yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam melestarikan lingkungan. Ekspo ini sebagai momen sosialisasi dan edukasi serta komunikasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

“Dalam kesempatan ini mewakili pimpinan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pameran ini,” katanya. (Faris)