2.530 Anak Papua Ikuti Seleksi PFA, 59 Peserta Lolos ke Final Camp 2026
Papua60detik - Sebanyak 2.530 anak Papua dari 20 kabupaten/kota di Tanah Papua mengikuti proses seleksi. Setelah melalui tahapan seleksi tingkat kabupaten/kota dan visit selama hampir dua bulan, terpilih 59 peserta yang berhak mengikuti Final Camp Papua Football Academy (PFA) Cari Bakat 2026.
Ajang pencarian bakat ini merupakan program PFA yang didukung penuh oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menjaring talenta-talenta sepak bola Papua. Program tersebut dilaksanakan di 20 lokasi, mulai dari wilayah pesisir hingga pegunungan.
Vice President Community Relations PTFI, Engel Enoch mengatakan 59 anak yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh coach profesional dan telah difasilitasi dengan baik.
Meskipun nantinya hanya 20 anak yang akan terpilih menjadi bagian dari PFA, tetapi menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pembinaan sepak bola. Akan tetapi program ini juga melatih karakter. Anak-anak dipersiapkan menjadi pemimpin di masa mendatang.
"Bagi yang nantinya belum mendapat kesempatan, paling tidak kita sudah melihat karakter anak-anak yang mau bekerja keras, disiplin, dan pantang menyerah. Nilai-nilai itu sangatlah penting," ujar Enoch pada pembukaan Final Camp PFA Cari Bakat 2026 di Ruang GMY PFA, Mimika Sports Complex (MSC), Kabupaten Mimika, Senin (06/07/2026) malam.
Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti Final Camp karena seluruh kebutuhan telah difasilitasi dengan baik. Enoch menegaskan bahwa program PFA merupakan bagian dari komitmen PTFI dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Papua.
"Kalian berada di sini untuk bersaing secara sehat. Banyak di antara kalian yang baru pertama kali jauh dari orang tua. Pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga untuk belajar mandiri. Saya harap kalian lakukan yang terbaik, fokus seleksi," tambahnya.
Salah satu peserta yang lolos 59 besar, Israel Junior Eluwai asal Jayapura mengaku senang bisa mengikuti seleksi PFA. Ia telah menggemari sepak bola sejak usia sembilan tahun dan berlatih di salah satu sekolah sepak bola (SSB) di Kabupaten Jayapura.
"Perasaan saya, karena ini moment yang saya tunggu-tunggu setiap saya latihan. Bisa menjadi orang, membanggakan orang tua dan membawa nama kampung. Saya optimis masuk 20 besar. Posisi saya bek kiri," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Akademi PFA, Wolfgang Pikal mengatakan 59 peserta yang terpilih telah menunjukkan kemampuan masing-masing.
Ia menegaskan dari 59 anak akan terpilih 20 anak yang akhirnya bergabung dengan PFA berdasarkan hasil seleksi. Semua peserta memiliki starting dan kesempatan sama.
"Di luar lapangan kita happy-happy, di dalam lapangan kita bekerja keras, kalian main bagus-bagus ya. Yang jelas jangan buang kesempatan, kalian sudah sampai di sini," harapnya. (Martha)