Begini Kronologi Penembakan Warga di Beoga Puncak
Ilham, korban penembakan yang dirawat di IRD RSUD Mimika, Selasa (8/11/2022). Foto: Amma/ Papua60detik
Ilham, korban penembakan yang dirawat di IRD RSUD Mimika, Selasa (8/11/2022). Foto: Amma/ Papua60detik

Papua60detik - Polda Papua membeberkan kronologi penembakan dua warga sipil oleh kelompok bersenjata di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Selasa (8/11/2022) pagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menuturkan, korban adalah pekerja proyek Puskesmas Kampung Julukoma, Distrik Beoga. 

Sekitar pukul 08.00 WIT, para pekerja pembangunan Puskesmas Kampung Jambul Beoga Barat berangkat kerja menggunakan tiga unit motor.

Di perjalanan melewati Kampung Julukoma tiba-tiba mereka ditembak oleh OTK.

“Dari aksi penyerangan itu dua orang terkena tembakan dan 1 orang tidak terkena tembakan. korban bernama Wahyu (Yudin) meninggal dunia akibat luka tembak di bagian lambung dan korban bernama Ilham terkena tembakan di bagian pundak kanan dalam keadaan sadar,” ujar Kamal dalam rilis Humas Polda Papua, Selasa malam. 

Mendapat laporan, dua tim dari Satgas Ops Damai Cartenz langsung menuju ke tempat kejadian dan mengevakuasi para korban ke Puskesmas Beoga.

Sekitar pukul 09.30 WIT korban meninggal dunia dan korban luka dievakuasi menggunakan pesawat Smart Air dari Bandara Beoga menuju Bandara Mozes Kilangin Timika.

“Kedua korban saat ini sudah berada di RSUD Mimika, untuk korban meninggal dunia masih menunggu pihak keluarga, sedangkan untuk korban luka telah mendapat penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Saat ini aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan.

“Pasca kejadian situasi di Distrik Beoga relatif aman dan kondusif, personel gabungan terus meningkatkan penjagaan dan patroli," imbuhnya. (Amma)