Data BNPB: Karhutla di Nabire Hanguskan 396 Hektare Lahan
Upaya pemadaman Karhutla di Kabupaten Nabire, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Ali Nur Ichsan
Upaya pemadaman Karhutla di Kabupaten Nabire, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/Ali Nur Ichsan

Papua60detik - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan karhutla melanda tujuh distrik di Nabire. Data tersebut dirangkum dari peristiwa karhutla pada 18 Juli hingga 23 Agustus 2026.

"Kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas, angin kencang, serta banyaknya semak dan ilalang kering di wilayah tersebut," katanya, Senin (24/8/2026) seperti dilansir ANTARA.

Berton menjelaskan bahwa sebagaimana pendataan BPBD Kabupaten Nabire, tujuh wilayah terdampak meliputi Distrik Teluk Kimi, Nabire Kota, Nabire Barat, Wanggar, Nabire, Makimi, dan Yaur.

Dalam peristiwa tersebut Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi sebanyak empat kepala keluarga tercatat terdampak langsung dan saat ini dalam pendampingan tim petugas gabungan yang diakomodasi oleh BPBD Nabire.

Menurut dia, setidaknya hingga Minggu 23 Agustus, sejumlah titik api masih belum dapat dipadamkan akibat kendala akses lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh armada pemadam darat.

Pemerintah Kabupaten Nabire telah meminta pengerahan kebutuhan bantuan mendesak kepada pemerintah pusat, berupa pengerahan helikopter pemadam udara atau water bombing serta tambahan armada pemadam untuk mengatasi titik api di medan sulit.

"Sebagian titik api masih belum dapat dipadamkan, karena tidak dapat dijangkau armada pemadam kebakaran, membutuhkan dukungan lebih lanjut berupa water bombing dan tambahan armada pemadam," katanya. (Redaksi)