Dinkes Mimika Perkuat Penanganan Filariasis
Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Sisma HL, foto: Martha/Papua60detikl
Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Sisma HL, foto: Martha/Papua60detikl

Papua60detik - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Workshop Tatalaksana Kasus Kronis Filariasis, Rabu (01/07/2026). Workshop diikuti perwakilan dari 26 Puskesmas serta tiga rumah sakit, 

Workshop ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para tenaga kesehatan dalam penanganan filariasis, memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan di setiap wilayah kerja Puskesmas. 

Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Sisma HL, mengatakan saat ini terdapat dua kasus kronis filariasis yang masih menjalani pengobatan. Namun, menurutnya, kondisi filariasis tidak dapat dinilai hanya dari dua kasus kronis tersebut.

"Banyak hal yang harus kita lihat, termasuk peran serta masyarakat. Penguatan dari sisi promosi kesehatan sangat penting agar masyarakat bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, karena itu pengaruhnya sangat kuat terhadap pencegahan filariasis," ujar Sisma saat diwawancarai. 

Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi para Nakes adalah pengambilan sampel darah yang dilakukan pada malam hari. Masyarakat sering merasa terganggu sehingga enggan diperiksa. Untuk mengatasi hal tersebut, petugas biasanya menggunakan RDT (Rapid Diagnostic Test) yang bisa dilakukan pada siang hari.

"Kami berharap koordinasi dan peran serta masyarakat bisa ditingkatkan. Jika ditemukan kasus positif, akan dilakukan penyisiran di area sekitar. Masyarakat harus memahami dan menerima proses ini," tambahnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Mimika berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan surveilans secara berkelanjutan guna menekan penyebaran penyakit.

Sisma, menegaskan bahwa sekecil apa pun jumlah kasus tetap harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah kasus meningkat.

"Jangan melihat angka dua itu sedikit. Kalau kita bisa mencegah, kenapa tidak? Harapan kami, masyarakat bisa lebih memahami pentingnya pola hidup bersih dan koordinasi yang baik dengan petugas kesehatan," pungkasnya. (Martha)