Dinkes Mimika Perkuat PHBS Lewat Posyandu
Papua60detik - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika terus mengoptimalkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).
Dinkes mendorong PHBS harus dimulai dari lingkungan keluarga. Keberadaan Posyandu dinilai berperan strategis dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Staf Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) sekaligus Promosi Kesehatan Dinkes Mimika, Yohanis Marani, menyebut keterlibatan lintas sektor, termasuk Puskesmas dan kader Posyandu penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kehadiran kami untuk mengedukasi masyarakat bahwa perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting. Dampaknya dimulai dari rumah, sehingga tercipta masyarakat yang sehat sesuai harapan pemerintah," ujar Yohanis di Posyandu Tambelo, Senin (03/08/2026).
Ia mengajak masyarakat tetap aktif mengikuti kegiatan Posyandu, terutama membawa balita dan anggota keluarga agar memperoleh layanan kesehatan serta edukasi PHBS secara rutin.
Saat ini, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu mencapai sekitar 85 persen. Meski demikian, Yohani menyebut masih ada sebagian warga yang enggan datang karena khawatir terhadap pelayanan seperti imunisasi.
"Ada anggapan takut disuntik dan sebagainya. Padahal petugas Puskesmas bersama dinas kesehatan terus memberikan edukasi. Secara umum respons masyarakat sudah sangat baik, dan ini juga menjadi bagian dari program bupati untuk terus ditingkatkan," terangnya.
Ia menegaskan, Posyandu milik masyarakat. Oleh karena itu membangun kerja sama dengan kader bertujuan agar edukasi yang diberikan benar-benar sampai dan diterapkan di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, tokoh masyarakat Mimika, Irfandi, mengapresiasi kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hidup sehat.
Ia berharap masyarakat tidak hanya mengikuti penyuluhan, tetapi juga menerapkan PHBS di lingkungan tempat tinggal masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (Martha)