Kerja Sama Dinkes dan PT Freeport Hasilkan Riskesdas 2022
Papua60detik - Dinas Kesehatan Mimika mendiseminasi hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2022, di Hotel Horison Diana, Jumat (30/9/2022). Riset ini merupakan kerja sama antara Pemkab Mimika melalui Dinkes dan PT Freeport Indonesia.
Riskesdas ini dilaksanakan sejak tahun 2021 dengan kolaborasi antara Dinkes dan Freeport serta Yayasan Pusat Inovasi Kesehatan Fakultas Kedokteran Udhayana Bali.
Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra mengatakan Riskesdas tahun 2022 ini akan menjadi pembanding dengan data Rikesdas sebelumnya di tahun 2018.
"Survey dilakukan kepada 30 kampung, 3.105 rumah tangga dan 10.502 individu dengan data wawancara, pengukuran status gizi, dan pemeriksaan bio medis untuk melihat seberapa besar sih kesehatan masyarakat dalam dua, tiga tahun terakhir di Kabupaten Mimika dan akan ditindaklanjuti ke depannya," kata Reynold.
Hasil dari Riskesdas ini misalnya prevalensi diare pada balita dengan diagnosa gejala sebesar 11,9 persen. Temuan kasusnya lebih tinggi di pantai dan kota dibanding pegunungan.
Begitupun dengan penyakit menular seperti malaria yang prevalensinya 24 persen, jauh lebih tinggi di area di kota dan pantai dibandingkan gunung.
Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma mengatakan, mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Pemkab Mimika dan PTFI dalam Riskesdas.
“Riset ini memberikan gambaran dan bukti bahwa kerja sama itu mungkin, dan kita sudah membuktikan. Riset ini juga menjadi media bagaimana kerja sama Freeport dengan Pemda. Memang Bukan sesuatu yang baru namun ini menegaskan kembali kita tidak tidak bisa berjalan sendiri,” kata Claus
Plt Bupat Mimika Johannes Rettob berpesan agar riset ini dapat ditindaklanjuti dengan menggandeng OPD lain dalam menyusun program, berkolaborasi bersama PT FI dan YPMAK mendukung program kesehatan bagi masyarakat.
“Jangan riset, studi banyak tapi tidak pernah dipedomani. Tapi apa yang harus dibuat dari studi itu. Sehingga harus berikan ke OPD agar bisa disusun program. Nanti kolaborasi dengan Freeport dan YPMAK mari kita keroyok sama-sama untuk dukung program kesehatan," pesan John Rettob.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Mimika, Aloisius Paerong mengaku siap mendukung program-program Dinas Kesehatan melalui regulasi, anggaran serta pengawasan.
"Kami dari DPR pastinya akan mendukung dari tugas dan tangung jawab kami. Kalau membutuhkan regulasi tentu kami akan mendukung dari segi regulasi dan kami akan dukung dari segi anggaran bahwa yang mereka usulkan nanti akan kita setujui dan terakhir kami akan dukung dari segi pengawasan," tuturnya (Faris)