Ricuh di Dogiyai, Warga Sipil Dilaporkan Tewas Tertembak
Papua60detik - Kericuhan terjadi di Kabupaten Dogiyai Papua Tengah setelah insiden pembunuhan terhadap seorang anggota polisi pada Selasa (31/3/2026).
Bripda Juventus Edowai, anggota Polres Dogiyai, ditemukan tewas, diduga menjadi korban pembunuhan dengan senjata tajam di Kampung Kimipugi, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tergeletak di dalam parit dengan luka bacok serius di bagian leher dan tangan kiri. Bahkan, lima jari tangan kirinya dilaporkan putus akibat serangan tersebut.
Peristiwa ini dengan cepat memicu eskalasi situasi keamanan di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan terjadi di area Pasar Moanemani.
Tak lama setelah kejadian di pasar, sekitar pukul 12.30 WIT, muncul laporan penembakan terhadap warga sipil di sejumlah lokasi.
Perempuan lansia bernama Ester Pigai dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak di dalam rumahnya di Kampung Kimupugi, Distrik Moanemani.
Korban kedua adalah seorang laki-laki muda bernama Sipi Tibakoto, warga Kampung Kamu Selatan, Dogiyai. Korban dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak dalam peristiwa yang terjadi pada hari yang sama.
korban ketiga bernama Yoseph Yobe, warga Idakotu. Korban dilaporkan tertembak di bagian perut dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Dalam video yang beredar, hingga dini hari kericuhan kembali terjadi, sejumlah bangunan dilaporkan dibakar.
Hingga kini, aparat keamanan masih berupaya mengendalikan situasi.
Video beredar lainnya memperlihatkan banyak warga diduga sopir truk lari mengamankan diri ke hutan, dua truk mengangkut kayu nampak terbakar.
Kepolisian Daerah Papua Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait insiden berdarah tersebut. Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilakukan. (Eka)