BRIDA Gandeng Universitas Bosowa Kaji Strategi Pengembangan Mimika Barat Jauh
Papua60detik - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Mimika mmgandeng tim ahli perencanaan wilayah dan kota Universitas Bosowa Makassar pada seminar pendahuluan kajian strategis pengembangan wilayah Distrik Mimika Barat Jauh, Senin (10/08/2026).
Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota, Idris Taking, menjelaskan Distrik Mimika Barat Jauh merupakan distik pesisir terluar di Kabupaten Mimika yang memiliki potensi besar pada sektor kelautan, perikanan, dan sumber daya pesisir.
Namun, kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur menyebabkan wilayah dengan luasan 2.482,14 Km ini masih menghadapi berbagai tantangan.
"Distrik ini memiliki karakteristik geografis yang sangat unik. Namun, kondisi kewilayahan yang terpencil menyebabkan distrik ini menghadapi berbagai tantangan," ujar Idris Taking.
Distrik Mimika Barat Jauh menghadapi keterbatasan akses, infrastruktur, dan pelayanan dasar akibat kondisi geografis yang jauh.
Selain itu, potensi ekonomi lokal belum dimanfaatkan secara optimal karena terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM), teknologi, dan akses pasar.
Idris berharap kajian strategis yang akan dilakukan tim-nya menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif dan menjadi rujukan Pemkab Mimika dalam menyusun program pembangunan di Distrik Mimika Barat Jauh.
"Memang diperlukan upaya pengembangan yang berfokus pada peningkatan konektivitas, infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendorong pembanguna wilayah yang berkelanjutan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Mimika, Joseph Manggasa menyebut kajian ini menindaklanjuti arahan Bupati Mimika sebagaimana yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD), yaitu membangun dari kampung ke kota.
"Kami sangat berharap tim penyusun dapat menyusun rekomendasi kegiatan secara lebih bagi masing-masing OPD yang berkaitan. Nantinya, rekomendasi tersebut menjadi bahan yang akan kami tindaklanjuti bersama OPD terkait," pungkasnya. (Martha)